Posted by PuJa on
Jurnal : Tijdschrift Voor Indische Taal- Land-En Volkenkunde. Deel LXXVIII
Judul Tulisan : De Plechtigheid “Waterscheppen” in Bolaang Mongondow Monajoek Polat Monondeaga
Pengarang : W. Dunnebier
Penerbit : Koninklijk Bataviaasch Genootschap Van Kunsten en Wetenschapen
Tahun Terbit : 1938
Peresensi : Rahmi Hattani (more…)
Filed under: Resensi
Tags: Rahmi Hattani, Resensi, Sastra-Indonesia.com
No Comments »
Posted by PuJa on
Sri Wintala Achmad
Fajar hari. Ponsel berdering. Winarko terbangun dari tidur. Menuju meja kerja. Di mana ponsel itu berada. Mengangkatnya. Melihat sejenak nomer pengirim di layar yang belum tercatat di dalam phone book. Memencet key ‘Yes’. Hatinya bergetar. Winarko menempelkan erat ponsel itu di telinganya. “Hallo!” (more…)
Filed under: Cerpen
Tags: Cerpen, Sastra-Indonesia.com, Sri Wintala Achmad
No Comments »
Posted by PuJa on
Saifur Rohman
Cerpen-cerpen Indonesia mutakhir diwarnai oleh komodifikasi yang bisa disingkat dengan jimat “cerpen koran”. Bentuknya ringkas, isinya padat, dikemas dengan gaya yang unik, selesailah. Seperti membuat pop mie; cepat saji, segar, dan gurih.
Di tengah-tengah komodifikasi itu, kumpulan cerpen bertajuk Ritual (2012) karya Han Gagas sesungguhnya bisa diapresiasi sebagai sebuah perlawanan yang betul-betul berani terhadap kemasan cerpen koran. (more…)
Filed under: Edisi Khusus, Esai
Tags: Edisi Khusus, Esai, Saifur Rohman, Sastra-Indonesia.com
No Comments »
Posted by PuJa on
Mahwi Air Tawar
http://cerpenkompas.wordpress.com/
1/
Ia bergegas. Tangan kirinya menyingkap ujung sarungnya hingga beberapa inci dari mata kaki. Layaknya seorang penari memainkan satu komposisi. Berlenggak. Pinggulnya bergoyang ke kanan ke kiri, melangkah pasti sambil menjejaki jalan setapak perkampungan. Sementara lentik jemari tangan kanannya mengapit sisi bundelan kain agar tak tergelincir dari kepalanya. (more…)
Filed under: Cerpen
Tags: Cerpen, Mahwi Air Tawar, Sastra-Indonesia.com
No Comments »
Posted by PuJa on
Damhuri Muhammad *
Kompas, 15 Maret 2009
SEBERAPA jernih raut wajah mencerminkan kejatidirian yang paling asali? Lelaku, sifat dan tabiat barangkali memang dapat tergambar dari garis-garis wajah.
Dalam realitas yang menyehari, pertanda amarah biasa digambarkan oleh rona muka merah-padam, begitu pun keramahan, tertandai dengan raut wajah yang bersih dan berseri-seri. (more…)
Filed under: Esai
Tags: Damhuri Muhammad, Esai, Sastra-Indonesia.com
No Comments »
Posted by PuJa on
A. Fauzie Nurdin
Lampung Post, 18 Maret 2009
PENGAKUAN terhadap masyarakat adat sebagai bagian tidak terpisahkan dari masyarakat bangsa dalam negara merupakan hak setiap manusia berbudaya. Ini dapat dibuktikan secara historis, sosiologis maupun antropologis.
Pemahaman pluralisme budaya memerlukan pendekatan filosofis yang bersifat universal, komprehensif, dan integral melalui berbagai kajian ilmu. Jika pendekatan filsafat disepakati dan budaya lokal menjadi indikator, pluralisme dalam tataran ideal, praksis, politik maupun strategis ternyata bersifat manusiawi dan sangat sensitif. (more…)
Filed under: Esai
Tags: A. Fauzie Nurdin, Esai, Sastra-Indonesia.com
No Comments »
Posted by PuJa on
P Ari Subanyo *
Kompas, 21 Maret 2009
BAHASA adalah penemuan manusia yang paling menakjubkan: manusia sungguh-sungguh sapiens (bijaksana, berbudi) hanya karena ia ”loquens” (bertutur), tulis Paul Chauchard dalam Le Langage et La Pensee (terjemahan A Widyamartaya, Bahasa dan Pikiran, 1983). (more…)
Filed under: Esai
Tags: Esai, P Ari Subanyo, Sastra-Indonesia.com
No Comments »
Posted by PuJa on
Bambang Sugiharto *
Kompas, 21 Maret 2009
”HUMANISME” adalah isu yang kini telah menjadi purba, kedaluwarsa. Begitulah kesan umum dalam era pascamodern milenium ketiga ini. Namun, sebetulnya itu tidak sepenuhnya benar.
Sebagai aliran filsafat ataupun ideologi, mungkin hal itu memang sudah berlalu. Humanisme telah didekonstruksi, dari sisi teoretis maupun praktik. Namun sebagai wacana reflektif ihwal humanitas atau tentang apa artinya menjadi manusia, hal itu jauh dari kedaluwarsa. ”Humanisme” kini justru menuntut perenungan ulang. (more…)
Filed under: Esai
Tags: Bambang Sugiharto, Esai, Sastra-Indonesia.com
No Comments »
Posted by PuJa on
Bre Redana, Ardus M Sawega
Kompas, 22 Maret 2009
”BU Nancy, tamunipun sampun rawuh…” begitu kata petugas resepsionis hotel di Solo melalui telepon kepada tamunya, Nancy K Florida, yang menginap di situ. Nancy, Indonesianis dari Universitas Michigan, Amerika Serikat, peneliti naskah-naskah kuna Jawa, fasih dan suka berbahasa Jawa halus dalam pergaulan sehari-hari di Solo. Kehalusan bahasanya kontras tajam dengan cara pandangnya tentang kebudayaan Jawa, berikut gempurannya terhadap sarjana-sarjana, baik Belanda maupun Indonesia, dengan filologi yang dikecamnya keras. (more…)
Filed under: Canting
Tags: Ardus M Sawega, Bre Redana, Canting, Sastra-Indonesia.com, Wawancara
No Comments »