Puisi-Puisi Noor Amanah

http://www.suarakarya-online.com/
TAK HENDAK

tak hendak aku beranjak
dari sisimu
walaupun gelombang
telah menghempaskan kita
ke karang keras
tak berlumut

tak hendak aku beranjak
dari sisimu
kecengkeram saja tanganmu
bertatap wajah
tak hendak menyerah
ini hidup akan kita taklukkan
bersama siapapun
tak akan halangi kita

kita telah satu raga
dua jiwa tak akan berpisah

* Bandung, Januari 2010

ANTARA KUALA LUMPUR-MELAKA

mentari perlahan mulai pergi
pelan tapi pasti
kabut mulai berkejaran di perkebunan
kelokan cantik jajaran kelapa sawit
tidak sunyi
ini damai dan sejuk
dingin dan cinta

sinar matamu indah
sinari setiap kelokan kebun kelapa sawit
di sepanjang jalan
antara Kuala Lumpur – Melaka
ku selalu merindukanmu
wahai semanagat
hadirkan kembali dalam tubuhku
biar aku bisa berlari kembali
biar aku bisa kembali berkarya

* Bandung, Maret 2010

UPAH

pekerja prostitusi
tukang ojek
tukang becak
jurnalist
mereka bisa menegosiasikan upahnya

tapi buruh
masih banyak yang sama
seperti budak
banyak pengusaha menolak
bernegosiasi upah
dengan buruh

kapankah suasana ini berubah
menjadi baik?

* Bandung, April 2010

BAPAK

aku selalu meringis ketakutan
ketika Bapak marah padaku
mobil dinasnya
selalu diam-diam aku pakai
berkeliling kota
lalu aku berteriak:
“ini barang negara, dibeli
dari uang rakyat,
tak bisa dipakai sembarangan!”
lalu Bapak ngomel sambil berkata:
“siapa suruh pakai mobil ini?
ini mobil khusus unuk dinas
bukan untuk demo”

pak,
sekarang barang negara
uang rakyat
alam negeri ini
sudah dirampok
para penguasa serakah
mereka merasa sebagai pemilik
isi negeri ini
jadi Bapak tak usah risau
lihatlah
sekarang semakin banyak
antrian massa mencari beras
minyak dan gas murah
tapi apa ada
yang antrian ke KPK
karena kasus korupsi?
Nonsens.

* Bandung, Februari 2010

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *