Puisi-Puisi Nurdiyana Munir

http://www.suarakarya-online.com/
DOA UNTUK MUNIR

samudera ilmu
pejuang kesetaraan
pendobrak
membumi
selalu melawan arus

selamat jalan munir
jiwamu
tak akan pernah mati

ya robby
beri dia kelapangan gerak
di sisiMu.
amin

surabaya, agustus 2010

UNTUK ANGGOTA DPR

usulanku anggota DPR itu harus blind
hingga dia bisa lebih sensitive
dan tidak mementingkan kepentingan pribadi
di atas penderitaan rakyat
tapi kenapa gedung mewah parlemen itu
mesti dipermewah lengkap dengan kolam renang
dan ruangan khusus pijat?

usulanku anggota DPR itu harus blind
gunakan indra penciumanmu
untk mengendus dan jilati
raba dan sentuh
supaya bisa rasakan
nasib para buruh kasar
atau pegawai kecilan
hingga korban lumpur lapindo
yang terpanggang matahari berhari hari

usulanku anggota DPR itu harus blind
mengungkap kasus korupsi
yang terjadi dimana mana
dari sabang sampai merauke
tapi mungkinkah itu?

surabaya september 2010

TAK INGIN PISAH

aku tak ingin pisah darimu
biarkan aku tetap disini
meski gelombang telah menghempaskan kita ke karang keras
dan tubuhku penuh luka goresn karang
biarkan kucengkeram bayangmu
dan semua kenangan kita
biarkan kulabuhkan tatapku ke wajahmu
yang sudah telanjur lekat di mataku

hidup kita memang beda
usia dan pengalaman mengenyam dunia
dan jangan katakan lagi
aku berpendidikan tinggi
sementara dirimu perempuan kampung
jangan larang aku menempelkan
terus wajahmu
jangan benci aku

surabaya agustus 2010

SIDOARJO

kulihat sidoarjo dari jendela pesawat
sebelum mendarat di bandara juanda
gedung gedung megah berdiri
di tengah gedung lama
hotel hotel berdiri
menawarkan harga kamar
dan saling bersaingmenarik simpati

tapi kemiskinan baru
senakin meluap
menggenangi surabaya dan sekitarnya
kapan semua kemiskinan itu berganti
dan tak ada lagi teriakan buruh kasar
terkena PHK
karena pabrik pabrik
sudah lebih dulu tertutup
lumpur lapindo

sidoarjo, Agustus 2010

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *