Arman A.Z.
lampungpost.com
ADAKAH yang lebih membahagiakan bagi lelaki uzur macam kalian selain memberi napas pada nostalgi? Kalian seperti menemukan peti harta karun saat menoleh ke belakang. Ah, memang getir menjalani sisa hidup sebagai sampah yang disisakan masa lalu untuk masa kini.
Tjin Siong, tentu kau tahu kotamu tengah bersolek menjelang Imlek, bukan? Mengapa mengurung diri dalam kamar pengap apak ketika orang-orang berwajah bungah? Buka jendela dan tataplah langit cerah di luar sana. Dengar kesiur angin kencang merontokkan daun-daun tua, mewartakan tahun baru sudah di depan mata. Continue reading “Sepasang Wayang”
