Posted by PuJa on April 27, 2011
Janual Aidi Modernisasi menunjukkan suatu proses dari serangkaian upaya untuk menuju atau menciptakan nilai-nilai (fisik, material dan sosial) yang bersifat atau berkualifikasi universal, rasional, dan fungsional. Lazimnya suka dipertentangkan dengan nilai-nilai tradisi. Hal ini berhubungan dengan perubahan orientasi. Yang dimaksudkan orientasi atau arah perubahan di sini meliputi beberapa orientasi, antara lain
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Nurel Javissyarqi Seperti biasa, aku mencari data-data dari media massa di Google untuk kuunggah pada web http://sastra-indonesia.com/ yang telah berjalan sejak Juli 2008. Aku nekat membikin situs tersebut dari biaya transport acara sastra di Jakarta. Sepulang dari Ibu Kota, perasaanku seolah sudah menjadi penyair, apalagi membaca puisi sepanggung dengan para jawara sastra, pada malam pengukuhan [...]
Filed under: Edisi Khusus, Esai
Posted by PuJa on April 26, 2011
M.D. Atmaja Pagi itu, langit cerah membelai kemuning batang padi yang merunduk. Perkasa merengkuh bumi setelah selesai diberangkus kabut. Manik-manik embun berkilauan, menghiasi pandangan letih menatap hari yang semakin membeban berat. Ah, pagi ini terlalu indah untuk merenungi kesialan nasib di hari kemarin, ucapku pelan.
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on
Martin Aleida http://boemipoetra.wordpress.com/ Bung Ajip yang baik, Tiga bulan setelah menerima surat Bung dari Pabelan, tertanggal 5 Januari 2011, dengan tanda tangan dan tera sketsa mungil berwarna merah yang menggambarkan wajah Ajip Rosidi yang sedang senyum, saya belum juga menemukan ajakan yang pas untuk membalas.
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Iwan Gunadi* Lampung Post, 13 Des 2009 Meski Indonesia terbilang sering dilanda bencana alam, termasuk dalam skala korban yang besar, sejak dulu, tak banyak karya sastra yang mengeksplorasinya. KITA mafhum, Indonesia rawan gempa. Kita juga mafhum, Indonesia akrab banjir. Masyarakat di sekitar Gunung Merapi, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), diwanti-wanti menghadapi letusannya, tapi yang lebih dulu [...]
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
Putu Fajar Arcana Kompas, 21 Des 2009 PERUPA Jeihan Sukmantoro pernah meninggal pada usia 5 tahun setelah terjatuh dari tangga. Ketika semua keluarga dan para pelayat siap-siap membalutnya dengan kafan, ia malah bangkit dan minta sesaji nasi item dan gula jawa serta kain batik. Setelahnya, perupa kelahiran Solo ini hidup dengan otak invalid akibat benturan.
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
Judul : Menimbang Sitor Situmorang Penyunting : J.J. Rizal Penerbit : Komunitas Bambu dan KITLV, Jakarta Terbit : 2009 Tebal : xiv + 293 Halaman Peresensi : Bandung Mawardi * Lampung Post, 27 Des 2009
Filed under: Resensi
Posted by PuJa on
Junaidi Abdul Munif Seputar Indonesia, 27 Dec 2009 KERJA kebudayaan menjadi termenarik untuk melakukan penyadaran terhadap masyarakat akan situasi yang tak beres. Kerja kebudayaan menjadi feedback untuk merespons masalah sosial, politik, ekonomi, agama, dan problem-problem yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Arswendo Atmowiloto Suara Pembaruan, 31 Des 2009 GUS Dur, barangkali sebutan yang paling demokratis, paling bersahabat, sekaligus paling hormat dan paling hangat menggambarkan persaudaraan dengan tokoh yang luar biasa, yang menjila, sang pemilik nama. Semua mulut bisa menyebutkan nama Gus Dur, semua telinga mengerti siapa yang dimaksud, dan semua hati menaruh rasa kagum dan rasa [...]
Filed under: Canting