Standar Ganda Publikasi Karya Sastra

Iwan Gunadi
Riau Pos, 19 Juni 2011

SEORANG penulis cerita pendek (cerpen) dongkol lantaran cerpennya yang dimuat di dua media cetak berbeda digugat seseorang. Gugatan dalam salah satu surat pembaca yang muncul di media cetak yang terakhir memajang cerpennya itu menyalahkan pemuatan ganda tersebut. Kata si penggugat, pemuatan ganda itu merugikan pembaca dan cerpenis lain. Pembaca kehilangan kesempatan untuk menikmati cerpen atau informasi yang berbeda. Sementara cerpenis lain kehilangan peluang untuk ikut dimuat di media cetak itu. Continue reading “Standar Ganda Publikasi Karya Sastra”

Silap Bahasa, Hilang Bangsa

Muhammad Subarkah
Republika, 28 Juni 2011

MESKI mampu berbahasa asing dan terdidik secara Barat, para pendiri bangsa bangga akan bahasa nasionalnya.

“Orang pintar dan pejabat kita bicara mirip kompeni!” Ungkapan kekesalan ini diucapkan seniman, pakar bahasa, dan penulis novel kondang, Remy Sylado. Dia secara terbuka mengkritik sikap angkuh sebagian elite Indonesia yang suka pamer berbicara dengan bahasa ‘Indoenglish’ atau bahasa ‘gado-gado’, gaya bertutur tentara kolonial di Zaman Belanda dulu. Campur aduk diselingi patahan kalimat asing. Continue reading “Silap Bahasa, Hilang Bangsa”

Catatan Pendakian: Menuju Ranu Kumbolo

Sidik Nugroho

Sebulan lebih yang lalu, Wawan Eko Yulianto (Wawan, penerjemah dan penulis lepas) mengajak saya mendaki menuju Ranu Kumbolo, sebuah danau di lereng gunung Semeru. Mendengar penjelasan Wawan tentang keindahan danau tersebut, serta-merta saya tertarik. Sudah lima tahun lebih saya tidak mendaki gunung dan ajakan ini membuat saya bersemangat. Saya pun mencari beberapa gambar danau tersebut di mesin pencari google. Continue reading “Catatan Pendakian: Menuju Ranu Kumbolo”

Bahasa ยป