Nasib Kesenian Tradisional

Undri
http://www.harianhaluan.com/

Coba kita sandingkan bila dua bentuk kesenian tampil dalam waktu dan tempat yang bersa­maan, organ tunggal dan randai misalnya. Sudah dapat dipas­tikan dan tidak perlu diragukan ,organ tunggallah yang paling diminati dan disaksikan oleh masyarakat. Apalagi bagi kaula muda. Berduyun-duyun hanya untuk menyaksikan dan men­dengarkan alunan musik yang dicampur dengan suara dentu­man –dentuman yang membuat hiruh suasana. Continue reading “Nasib Kesenian Tradisional”

PINTU MASUK (Cerita Rakyat Hulu Sungai Tengah)

Ali Syamsudin Arsi
http://www.radarbanjarmasin.co.id/

Aruh Sastra VIII Kalsel di kota Barabai yang akan dilaksanakan tanggal 16 – 19 September 2011 ini mengagendakan pula sebuah lomba penulisan cerita rakyat. Agenda berupa lomba ini akan sangat memberikan peluang terbukanya beberapa kemungkinan secara publikasi bagi wilayah, tokoh, serta peristiwa yang ada di seluruh ‘banua murakata’. Ini tentu saja sangat positif. Continue reading “PINTU MASUK (Cerita Rakyat Hulu Sungai Tengah)”

Memanfaatkan Website untuk Kemajuan Dunia Sastra

Mahmud Jauhari Ali
radarbanjarmasin.co.id

Kini internet telah digunakan dan dinikmati oleh orang di berbagai penjuru tanah air Indonesia untuk kepentingan-kepentingan tertentu. Berbagai kepentingan tersebut dapat kita kelompokkan menjadi dua kelompok besar, yakni kepentingan untuk hal-hal positif dan kepentingan untuk hal-hal negatif. Kita sebaiknya menggunakan internet untuk hal-hal yang positif dan bukannya untuk hal-hal negatif. Continue reading “Memanfaatkan Website untuk Kemajuan Dunia Sastra”

Sastra dan Agama

Sigit Susanto
harianhaluan.com

“SASTRA akan meng­gan­tikan peran agama,” kata Sartre suatu kali. Pemikiran Sartre tersebut bukan saja tak beralasan. Namun ke­cen­derungannya ke arah itu sudah terbukti. Terutama pada masyarakat yang pu­nya peradaban modern, di negara-negara industri maju. Banyak anggota masyarakat yang lebih suka membaca karya sastra, ketimbang mengonsumsi buku-buku agama. Continue reading “Sastra dan Agama”

Bahasa »