Garuda dan Bangau

Rosihan Anwar
Kompas, 14 Okt 2010

PENUNDAAN mendadak kunjungan resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Belanda pada 5 Oktober 2010 telah menimbulkan pro-kontra.

Alasan Presiden: martabat dan harga diri bangsa Indonesia terusik gara-gara pengadilan singkat (kort geding) Belanda memproses pengaduan aktivis Republik Maluku Selatan (RMS) John Wattilete dan mengabulkannya dalam waktu cepat bersamaan dengan tibanya Presiden. Continue reading “Garuda dan Bangau”

Toto Sudarto Bachtiar (1929-2007)

Sapardi Djoko Damono *
Kompas, 21 Okt 2007

Selasa, 9 Oktober yang lalu, Toto Sudarto Bachtiar telah mendahului kita. Untuk dunia kesusastraan, ditinggalkannya sejumlah sajak yang pada tahun 1950-an sempat dikumpulkannya dalam Suara dan Etsa, dua kumpulan sajak yang merupakan penanda penting dalam perkembangan perpuisian kita. Tulisan ringkas ini adalah upaya untuk menempatkannya dalam peta kesusastraan kita. Sampai dengan tahun 1949, perpuisian kita boleh dibilang dikuasai oleh Chairil Anwar, tentu berkat pandangan HB Jassin yang sudah sejak zaman Jepang muncul sebagai seorang dokumentator dan pengamat sastra yang rajin. Continue reading “Toto Sudarto Bachtiar (1929-2007)”

Menanti Sastra yang Mencerdaskan

Mujtahid *
http://mujtahid-komunitaspendidikan.blogspot.com/

SASTRA merupakan salah satu cara mengungkapkan ekpresi jiwa, perasaan, pikiran di tengah suasana yang hidup, bukan ruang kosong. Sastra bukan hanya mencitrakan nilai estetis, tetapi memiliki nilai pesan moral yang sangat dalam, mengena dan lugas. Tak hanya itu, sastra dipandang paling ampuh dalam melakukan kritik sosial, kekuasaan dan sebuah tatanan yang menyimpang dari kelaziman. Continue reading “Menanti Sastra yang Mencerdaskan”

Sekolah, Rumah

Asarpin

Merosotnya kesadaran kita tentang alam dan lingkungan tidak hanya tercermin pada perubahan yang terjadi di lingkungan sekolah, tapi juga di lingkungan rumah kita. Jika dulu kita memagari sumur di halaman atau di samping rumah kita cukup dengan tanaman yang rindang, kini semua telah berubah menjadi pagar beton. Jika atap sumur cukup dengan ilalang atau daun-daun, kini mesti pakai seng, asbes atau genteng. Belum lagi perubahan mental para pekerja yang menebang pohon di sepanjang jalan untuk memanasi aspal yang diperlukan untuk memperbaiki jalan yang sedang dibangun. Continue reading “Sekolah, Rumah”

HUKUM ISLAM PADA MASA TABI’IN

Faksionalisme antara Kelompok Rasionalis (Ahlu al-Ra’yi) dan Kelompok Tradisionalis (Ahlu al-Hadits)

Ahmad Syauqi Sumbawi *

A. Pendahuluan

Tidak dapat dipungkiri bahwa terdapat kaitan langsung antara Islam sebagai doktrin agama dan juga sebagai hukum. Meskipun kegiatan legislasi Nabi Saw baru dilakukan setelah tinggal dan menetap di Madinah Nabi, namun ketentuan-ketentuan yang bersifat legalistik atau kehukuman telah ada sejak berada di Makkah. Continue reading “HUKUM ISLAM PADA MASA TABI’IN”

Bahasa »