Posted by PuJa on July 31, 2011
Gandis Uka Bulan pecah di dada Martono, Hari-hari Martono yang tidak jelas semakin suram, kesuraman itu ia rasakan bagai diskotik yang selalu lolos dari obraan Satpol PP, dalam kenikmatan itu ia isi dengan mabuk-mabukan, musik-musik koplo dan tentu saja ia mengundang Sumi sebagai bintang penari ‘Strip’ yang sensasional, jika sudah demikian ia akan tertawa bahagia [...]
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on
ditulis ulang: Leila S. Chudori http://tempointeraktif.com/ Dalam usia 70 tahun pekan lalu, wartawan sejak sebelum perang ini mengenang banyak hal. Dari “zaman keemasan pers Indonesia”, hubungannya dengan Bung Karno, sampai bagaimana menjaga semangat dalam sel penjara. Dialah wartawan Indonesia yang banyak memperoleh penghargaan internasional. Antara lain Hadiah Ramon Magsaysay dari Filipina, dan Pena Emas dari [...]
Filed under: Canting, Sejarah
Posted by PuJa on July 30, 2011
Yurnaldi http://ramadhan.kompas.com/ Di zaman Kerajaan Majapahit karya sastra yang digubah para pujangga-agamawan berkembang dengan semarak. Beberapa karya sastra penting yang disusun zaman itu adalah Nagarakrtagama, Arjunawijaya, dan Sutasoma. Ada juga Pararaton, yang digubah dalam zaman yang lebih kemudian, tapi masih mengacu kepada kemegahan Majapahit. Namun, bentuk pencapaian yang khas Majapahit dalam bidang karya sastra adalah [...]
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
untuk Ahmad Syauqillah Nurel Javissyarqi http://sajak-sajak-pertiwi.blogspot.com/ MUWAFIQAT Wahai sahabat bukalah sejarah Ibrahim yang menenteng kapak memenggal berhala menjadikan lebur tak hanya berserak
Filed under: Sajak
Posted by PuJa on July 29, 2011
Mahmud Jauhari Ali –Radar Banjarmasin Saya masih teringat dengan kata-kata guru saya di Sekolah Dasar dulu, “Kita harus saling menghargai satu sama lain!”, kalimat itu masih saja mengiang di telinga saya sampai saat ini, walaupun sudah sangat lama. Kita memang harus menghargai orang lain jika kita ingin dihargai pula oleh orang-orang di sekeliling kita. Jadi, [...]
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
Budiarto Danujaya Kompas, 30 Jan 2011 DALAM perkara politik atau ekonomi, corak pandang paling mewarnai masyarakat kita dewasa ini bukanlah liberalisme, sosialisme, ataupun sosialisme-demokrat, melainkan popularisme. Begitu pula, dalam sengkarut seni dan budaya, bukanlah secorak postrukturalisme, bukan pula secarik postmodernisme, melainkan juga popularisme.
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
http://oase.kompas.com/ DOA YANG MENCINTA : Joe Budi Sambodo Allah, hapuskan ragu di hatiku hapuskan rasa takut di hatiku setelah Kau terbitkan matahari cintaku tuntunlah selalu hatiku tuk berani menyemaikan rindu setitik cahaya bahagia dari perjalanan panjang kehidupan yang penuh luka-luka
Filed under: Sajak
Posted by PuJa on
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/ Pare-pare pagi letuskan bau buruh menyembur ke udara subuh ton demi ton badan dan barang menumpuk dan mengerang menghardik dan mengganyang leher dermaga penumpang dan pencoleng beradu rayu sebelum lengking sirine memanggil
Filed under: Sajak