Protes Sang Pendita

Wayan Supartha
http://www.balipost.co.id/

SEPERTI biasa, ruang pengadilan di alam baka, hari ini penuh sesak. Tiap detik, ribuan atma antre diadili, sebelum menghuni sorga atau neraka. Jumlah dosa mereka ditimbang-timbang dengan perbuatan baiknya. Jika lebih banyak dosa ketimbang baiknya, maka ia berhak menghuni sorga terlebih dahulu. Setelah itu, barulah ia dijebloskan ke neraka, mungkin ratusan atau ribuan tahun sampai ia menjelma kembali ke alam fana. Continue reading “Protes Sang Pendita”

Nasib Pengajaran Sastra dan Budaya

Ni Made Purnamasari
http://www.balipost.co.id/

TERHITUNG sejak tanggal 22 – 26 Maret 2010, siswa SMA/SMK atau sederajat di seluruh Indonesia akan mengikuti Ujian Nasional. Tentu masih dapat kita ingat dengan jelas bagaimana proses-proses yang dilakukan pemerintah dan para akademisi untuk mengevaluasi dan membenahi berbagai hal terkait pelaksanaan ujian ini. Misalnya saja dari beragam selentingan kabar tentang putusan status kelulusan UN, upaya pengkajian dan penetapan kebijakan yang ditempuh hingga tingkatan Mahkamah Agung, akhirnya sampai pernyataan resmi perihal ketentuan-ketentuan UN 2010 yang berlaku. Continue reading “Nasib Pengajaran Sastra dan Budaya”

Kegilaan Seorang Jendral: Catatan Pentas Monolog Cucuk Espe

Denny Mizhar *

Dengan artistik yang minimalis dan musik yang sederhana, pentas monolog Jendral Markus pun berlangsung. Adegan awal yang dimulai dengan sapa tokoh kepada penonton, layaknya seorang yang sedang orasi ditengah kerumunan massa. Hal tersebut nampak pada pemilihan bentuk panggung arena yakni upaya tak mengambil jarak dengan penonton. Continue reading “Kegilaan Seorang Jendral: Catatan Pentas Monolog Cucuk Espe”

Catatan Kecil di Hari-hari Sebelum Kepergian Wisran Hadi

Meninggalkan Sagarobak Tulak Buah Tangan
Yusrizal KW
http://padangekspres.co.id/

Panggilan handphone pertama saya di Selasa pagi 28 Juni 2011 adalah dari sastrawan Darman Moenir. Pengarang ”Bako” itu langsung bertanya, ”Sudah dapat kabar?” Saya balik bertanya, ”Kabar apa, Bang?”

”Pak Wisran sudah mendahului kita pukul 07.30 tadi,” kata Darman sedikit tercekat. Innalillahi wa inna ilaihi raajiun. Hampir tak percaya, bahwa orang yang bagi saya terasa bagai orangtua, guru dan sahabat dekat itu, telah menghadap-Nya dalam usia 66 tahun. Continue reading “Catatan Kecil di Hari-hari Sebelum Kepergian Wisran Hadi”

Bahasa »