Apresiasi Seni di Media Massa

Noorca M Massardi *
Seputar Indonesia, 28 Okt 2007

DEFINISI “media massa” selama ini terbagi dalam dua kategori besar, yakni media massa cetak (surat kabar, majalah) dan elektronik (radio, televisi, internet).

Namun, mengingat luasnya “medan” dan besarnya volume “media massa” itu, melalui tulisan ini saya hanya membatasi pada apa yang saya pahami dan akrabi sebagai media massa, baik karena pengalaman profesional maupun akibat interaksi dengan media massa selama ini. Continue reading “Apresiasi Seni di Media Massa”

In Memoriam: Henriette Marianne Katoppo

Myra Sidharta *
Kompas, 28 Okt 2007

Ketika mendapat kabar bahwa Marianne pun telah menghadap Sang Pencipta-nya, saya tentu sangat terkejut. Dia adalah yang termuda dari semua teman yang meninggalkan saya dalam dua bulan terakhir ini. Kebanyakan di antara mereka adalah berusia 90 tahun lebih, yang satu lagi berusia 82 tahun dan ada juga yang 74 tahun. Marianne “baru” berusia 64 tahun, masih belia kalau dibandingkan dengan usia saya. Meskipun selisih usia kami 16 tahun, kami bisa menjadi sahabat baik karena persahabatan memang tidak mengenal usia. Continue reading “In Memoriam: Henriette Marianne Katoppo”

Kodok Ngorek: Kumon Sastra

Ayu Utami
Seputar Indonesia, 28 Okto 2007

DI antara banyak perkara pada Oktober, ada dua hal yang saya catat.Satu,sebuah iklan metode kumon berbunyi,?Matematika, Bahasa Inggris = Sukses!?Dua,Kongres Cerpen di Banjarmasin akhir pekan ini.

Keduanya berhubungan secara tolaktolakan. Kongres Cerpen diadakan dalam semangat merayakan bahasa Indonesia. Maklum, Oktober selalu merupakan bulan bahasa.Ini sebagai peringatan Sumpah Pemuda yang menjadikan bahasa Indonesia bahasa persatuan. Continue reading “Kodok Ngorek: Kumon Sastra”

Utan Kayu International Literary Bienalle 2007: Si Geger Menangis, Pesta Bir Berlanjut

Chavchay Syaifullah
Media Indonesia, 26 Agus 2007
terkait: http://sastra-indonesia.com/2011/08/empat-dusta/

SEBUAH ajang yang merambah jaringannya hingga ke tingkat internasional tentu akan menjadi penting bagi publik sebuah negeri. Sebagai pembelajaran, tukar-menukar pengalaman, perigi pendidikan, dan (atau) sekadar forum unjuk kebolehan, pada efek tertentu akan memberi motivasi kuat bagi publik negeri untuk memacu dirinya dalam persaingan di tingkat internasional. Continue reading “Utan Kayu International Literary Bienalle 2007: Si Geger Menangis, Pesta Bir Berlanjut”

Bahasa »