Mengenang Rendra

M. Faizi

Kepergian si Burung Merak, WS Rendra, Kamis 6 Agustus 2009, membuat saya teringat 14 tahun yang silam, saat untuk pertama kalianya saya berjumpa dengannya dalam sebuah acara budaya. Saya, sejujurnya, tidak mengenal banyak perihal sastraawan ini, WS Rendra. Saya hanya sekali berjabat tangan dengannya, lalu mengikuti acaranya, dalam rangka peresmian Gorong-Gorong Budaya di Sawangan, Depok. Waktu itu, saya diajak oleh Mas Jadul Maula dan Mas Mathori A. Elwa menjumpai Hasif Amini dan Sitok Srengenge. Kenangan saat itu, 2 April 1995, pada saat ini, kucoba reka-reka kembali. Continue reading “Mengenang Rendra”

Goenawan Mohamad Cs Bangun Komunitas Salihara

Maya Saputri
Kompas, 8 Agus 2008

Jakarta punya komunitas budaya baru. Komunitas Salihara yang bertempat di Jalan Salihara 16 Pejaten Barat Jakarta Selatan diresmikan Jumat (8/8) pagi.

Peresmian komunitas yang menempati lahan 3.000 meter persegi ini diawali penanaman pohon bodhi di halaman depan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta Pinondang Simanjuntak mewakili Gubenur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan pendiri komunitas Salihara Goenawan Mohamad. Continue reading “Goenawan Mohamad Cs Bangun Komunitas Salihara”

Sajak, Puisi

Hasif Amini
Kompas, 2 Mei 2010

Bahasa Indonesia memiliki hanya sedikit perbendaharaan untuk menyebut kata-kata yang terangkai menjadi larik-larik dan bait berirama yang penuh citraan atau kiasan: ”sajak” dan ”puisi”—ada kalanya ”syair” juga dipakai, dan dulu (atau kini sesekali) kata ”sanjak” pun beredar. Tetapi itu rupanya tak hanya terjadi dalam bahasa kita. Bahasa Inggris, misalnya, dengan latar tradisi sastra yang begitu panjang dan luas, pun hanya punya nomina poem, poetry, dan verse, untuk menyebut hal yang lebih-kurang sama. Continue reading “Sajak, Puisi”

Bahasa »