Puisi “Kepada Tirani Dunia” Mengobarkan Revolusi Arab

Ragile
http://www.kompasiana.com/ragile

Gemar bersyair-ria sejak jaman batu orang Arab merasa tak lengkap bila tak mengiringi jerit revolusi 2011 dengan sebuah puisi. Kali ini sebuah puisi patriotik karya penyair Tunisia bernama Abu Al-Qasim Al-Shabbi (1909-1934). Sebuah puisi bertenaga layaknya karya-karya penyair legendaris Indonesia Chairil Anwar dan WS Rendra. Aslinya berjudul “Ala thoghut al alam” (Kepada Tirani Dunia), dikumandangkan di jalan-jalan oleh demonstran bersama kobaran api Revolusi Arab 2011 di Tunisia dan Mesir. Berisi sindiran kepada penguasa lalim dan ancaman untuk menenggelamkan mereka.

Berikut ini terjemahan bebas dari puisi “Ala Thoghut Al Alam” oleh penulis:

KEPADA TIRANI DUNIA
Abu Al-Qasim Al-Shabbi

Hey kamu, tirani culas
Kamu pecinta kegelapan
Kamu musuh kehidupan
Luka orang tak bersalah kamu tertawakan
Darah mereka kamu genggam
Lalu kamu berjalan pamerkan pesona
Tumbuhkan bibit derita di tanah mereka
Tunggu, jangan biarkan musim semi,
langit cerah dan fajar pagi mengelabuimu
Karena kegelapan, gelegar guntur,
dan hembusan angin menghampirimu dari cakrawal
Waspadalah ada bara api di balik debu
Siapa tumbuhkan duri akan menuai luka
Kamu telah mencopot kepala orang dan bunga-bunga harapan
Dan menuangkan luka di pasir dengan darah dan air mata hingga kepayang
Sungai darah akan menyapu kamu dan kamu akan dipanggang api bergelombang.
***

Dia dikenal juga dalam ejaan lain yaitu Abou-Al-Kacem El-chebbi (Abo Al Qassim Al Shabbi), 24 Februari 1909 – 9 Oktober 1934) adalah seorang penyair Tunisia. Ia lebih dikenal sebagi menulis bait-bait terakhir dua Lagu Kebangsaan Nasional saat Tunisia, Himat Al Hima (Pembela Tanah Air), yang ditulis awalnya oleh penyair Mesir Mustafa el-Sadik Rafii.

Puisi karya Abu Al-Qasim juga diabadikan oleh bangsa Palestina menyertai perjuangan panjang melawan pendudukan Israel. Diselipkan dalam sebuah video clip produksi tahun 2002 guna mengenang bocah 6 tahun bernama Eman Hijjo yang tewas di tangan serdadu Israel. Berisi lantunan suara merdu artis Latifa dari Tunisia yang ditujukan kepada PM Israel Ariel Sharon dan Presiden Amerika George Bush.

Karya sastra Abu Al-qasim membuktikan bahwa selembar puisi mengilhami spirit perjuangan jutaan rakyat Arab untuk meraih cita-cita luhur, merebut kemerdekaan sejati, dengan darah dan nyawa siap dikorbankan. Dan bagi rakyat Indonesia masa sekarang, adakah senjata paling murah dan ampuh untuk mengobarkan semangat juang… Selain selembar puisi?

05 February 2011