Laut Kepustakaan Pada, Pada Sebuah Kapal Buku

Muhidin M Dahlan *
Kompas, 7 April 2007

Laut adalah penanda puncak peradaban Nusantara, sekaligus menabalkan negeri ini beroleh gelar unik dan satu-satunya di dunia, sebagaimana dirumuskan M Jamin dalam sefrase judul sajaknya: “Tanah Air”. Dari laut lalu muncul tradisi, pengetahuan, dan juga wibawa.

Hanya di laut meritokrasi bekerja secara alamiah dan apa adanya. Sebab, di laut, resultan antara navigasi (pengetahuan), keberanian (psike), dan keterampilan (pengalaman) berbanding lurus dengan risiko yang dihadapi. Continue reading “Laut Kepustakaan Pada, Pada Sebuah Kapal Buku”

Cerita Rakyat: Si Kabayan, dari Buku ke Buku

Atep Kurnia *
Pikiran Rakyat, 7 April 2007

RASSERS (1941) menilai, Si Kabayan adalah tokoh ambivalen. Selain sebagai penghubung dan pewarta dari Sang Pencipta Semesta, ia juga dinilai sebagai tokoh yang mewakili totalitas dan kekuatan masyarakat yang bersifat membangun, tetapi juga menghambat. Ya, di dalam dirinya sifat ketuhanan dan demonis mewujud menjadi satu. Oleh karena itu, Rassers menganggap Si Kabayan adalah pahlawan budaya sekaligus tukang tipu. Continue reading “Cerita Rakyat: Si Kabayan, dari Buku ke Buku”

Bahasa ยป