Puisi-Puisi Tjahjono Widarmanto

http://www.suarakarya-online.com/
CATATAN HARIAN 1

kupetik awan tanpa rembulan
menaburkan mantra
di empat mata angin
hujan pun turun
kota basah
pada rintiknya
kucari barangkali
wajahMu ter selip
di sana : sia-sia!

CATATAN HARIAN 2

sebuah sketsa kulukis
wajah yang selalu asing
dan samar selalu saja senyap
yang menyapa persimpangan jalan
menghadang di pintu lorong
wajahMu lenyap
entah di lorong keberapa
tinggal aku sendiri
ditikam waktu!

CATATAN HARIAN 3

kutulis namaMu juga kutulis
syair-syair cinta bila nanti langit membuka
tirai menumpahkan hujan nama Mu
dan seluruh syair cinta
itu akan berserak
ke empat mata angin
jadi mata air tempat
tumbuh segala bunga
tempat semerbak segala wangi.

KUCARI SEBUAH ALAMAT:

mengenang nenek
kucari sebuah alamat
tempat wangi semerbak
rambutmu berhembus
tersenyum pada gerimis
menari untuk bumi
kucari lewat bermil-mil
arus sungai
dan tiupan angin berderai
kucari sebuah alamat
muara segala rahasia
kucari lewat buih-buih ombak
meluncur ke arah sarang burung
meniti puncak langit
lewat helai rambutmu wangi
kucari sebuah alamat.
akhir segala resah
tuntas di puncak cinta

LAUTMU DI SAJADAHKU

dalam puncak rindu ini.
aku tergoda senyumMu
setiap senja pudar
aku memburuMU
serupa nuh dengan perahunya
sajadah kubentang jadi sampan.
berlayar menyisir
segala gelombang puncak
lautMu ombakMu bergelora
lautMu membentang
rinduku menantang
majulah meluncur sampanku
memburu gairah rindu
dzikir tak bertepi
menerjang pantai demi pantai
buih demi buih.segala pasir
lajulah laju laju sampanku.
jangan lari gelombangMu:
kuseru seribu nama.
segenap tanda.
isyarat rahasia
sembunyi di balik
gelora ombak.
gelombang rindu rahasia cinta.
ayat-ayat kembara
petualangan kupu-kupu
yang rindu
pada gairah wangi bunga..