Cerita Rakyat Yapen

diceritakan kembali oleh: Yan Maniani
http://sastralisanpapua.blogspot.com/

Di daerah Yapen Timur, tempatnya di daerah Wawuti Revui terdapat sebuah gunung bernama Kemboi Rama. Masyarakat berkumpul dan berpesta di gunung itu. Di gunung itu juga tinggal seorang raja tanah atau Dewa bernama Iriwo Nowai. Dewa itu memiliki sebuah tipa atau Gendang yang diberi nama Sokirei. Continue reading “Cerita Rakyat Yapen”

Sastra Lisan dalam Tradisi Amungme

Tjahjono EP
__LPMAK

KADANG kata-kata sebagai lambang-lambang bunyi—tidak cukup mampu menggambarkan (me­ng­eks­presikan) secara utuh pengalaman batin manusia tentang rasa sedih, senang, marah, cinta dan takjub.

Arnold Mampioper dalam bukunya “Amung­me, Ma­nusia Utama dari Nemangkawi Pegu­nung­an Car­tenz” menuliskan, orang Amungme akan menge­luar­kan bunyi-bunyian yang khas (siul), Continue reading “Sastra Lisan dalam Tradisi Amungme”

Mencari Jejak Sastra di Tanah Papua

Zulfikar Akbar *

“Papua adalah masyarakat pejuang. Dan pejuang takkan biarkan diri tertinggal dan kelebihan mereka hilang.”

Pembalut kelamin pria yang disebut koteka tergenggam di tangan seorang kenalan yang baru kembali dari tanah Papua. Menyusul cerita-cerita tentang masyarakat di daerah dimaksud, yang lebih menyiratkan kesan bahwa Papua benar-benar masih sangat tertinggal. Kening saya mengernyit, benarkah tepat menyebut mereka masih tertinggal jauh dari masyarakat lain di nusantara ini? Continue reading “Mencari Jejak Sastra di Tanah Papua”

Sang pemikir diambang revolusi [Ali Shari’ati]

Goenawan Mohamad
majalah.tempointeraktif.com

ON THE SOCIOLOGY OF ISLAM ceramah-ceramah Ali Shari’ati, diterjemahkan ke bahasa Inggris dengan pengantar Hamid Algar, Mizan Press, Berkeley, 1979, 125 halaman.

TIAP revolusi di abad ini nampaknya dituntut untuk punya pemikir. Pada revolusi Oktober di Rusia 1917, kita melihat Marx serta Lenin. Kemudian, di Cina, Mao. Maka bila di Iran terjadi revolusi, siapa gerangan yang jadi sang filosof dan ideolog? Continue reading “Sang pemikir diambang revolusi [Ali Shari’ati]”

Al-Qur’an dan Al-Hadits Dalam Persepektif Muhammad Iqbal

Nurul Ichwan
http://cdiswalisongo.wordpress.com/

Muhammad Iqbal merupakan seorang penyair, pujangga, mujtahid, politikus dan juga seorang filsuf besar abad ke-20. Ia lahir di Sialkot, Punjab, India, 9 November 1877 – meninggal di Lahore, 21 April 1938 pada umur 60 tahun. Ia terlahir dikeluarga yang agamis, Ayahnya bernama Nur Muhammad seorang tokoh sufi, sedang Ibunya, Imam Bibi, juga dikenal sebagai muslimah yang salehah. Nenek Moyangnya berasal dari Khasmir yang sudah tiga ratus tahun sebelum kelahirannya telah memeluk islam dengan kuat. Continue reading “Al-Qur’an dan Al-Hadits Dalam Persepektif Muhammad Iqbal”

Bahasa »