Karya Jurnalistik, Sastra yang Tergesa-gesa

Dari Peluncuran Buku Menrizal Nurdin ”Kopi Panas”
Sucilawati
http://www.riaupos.co/

Satu ungkapan bisa ditarik dari peluncuran buku karya Menrizal Nurdin berjudul ‘”Kopi Panas” yang dilaksanakan, Jumat (21/10) di Kim Teng SKA Pekanbaru. Ungkapan itu adalah ”karya jurnalistik adalah karya sastra yang tergesa-gesa.”

Ungkapan ini dilontarkan Sastrawan Riau Syaukani al Karim yang pada kesempatan itu diminta untuk membahas secara umum tentang kedai kopi. Lebih menarik, Syaukani bahkan menjelaskan, bahwa kedai kopi di seluruh dunia adalah tempat berkumpulnya para intelektual membahas berbagai persoalan.

Bahkan sastrawan besar dunia juga banyak melahirkan karya sastra dari bual-bual di kedai kopi. Begitu pula halnya dengan Menrizal Nurdin yang telah menyelesaikan buku perdananya.

Peluncuran buku tersebut diprakarsai Pekanbaru Pos, Sindikat Kartunis Riau (Sikari) dan Kim Teng SKA.

Acara yang berlangsung pada pagi Jumat itu dihadiri banyak kalangan dari para jurnalis, seniman/budayawan, politisi dan petinggi-petinggi perusahaan. Mereka cukup antusias dan memberikan berbagai pandangan menarik tentang peluncuran buku perdana di Kim Teng tersebut.

Pemimpin Umum Pekanbaru Pos Kazzaini Ks menjelaskan, peluncuran buku ‘’Kopi Panas’’ ini merupakan peluncuran buku kedua yang dibuat Pekanbaru Pos dalam tahun ini.

‘’Peluncuran buku ‘’Kopi Panas’’ di Kim Teng adalah yang perdana. Paling tidak, kita mengharapkan ini bisa menjadi tradisi dan tidak hanya itu, ke depan juga bisa digelar diskusi hangat di sini,’’ ulas Kazzaini.

Menrizal yang sehari-hari menjabat sebagai Wakil Pemimpin Redaksi Pekanbaru Pos mengatakan, pembuatan bukunya berkisar Mei 2009 hingga Desember 2010 silam.

Bertutur tentang berbagai persoalan yang biasa diperbincangkan di kedai kopi. ‘’Walau pun saya sudah menghasilkan buku ‘’Kopi Panas’’ tapi saya sudah berhenti minum kopi sejak setahun belakangan ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu terbitnya buku ini,’’ kata Menrizal.***

22 Oktober 2011, Pekanbaru sucilawati@riaupos.com