__Kompas 13 Sep 2009
TERSINA PEMBAKARAN SINTA
1
Aku ingin menjadi abu
dari arang yang kaubakar
dengan amarahmu, Ibu
Aku ingin jadi ibu
bagi api Rama
yang menghanguskan kesetiaanku Continue reading “Sajak-Sajak Triyanto Triwikromo”
__Kompas 13 Sep 2009
TERSINA PEMBAKARAN SINTA
1
Aku ingin menjadi abu
dari arang yang kaubakar
dengan amarahmu, Ibu
Aku ingin jadi ibu
bagi api Rama
yang menghanguskan kesetiaanku Continue reading “Sajak-Sajak Triyanto Triwikromo”
__Seputar Indonesia, 29 Mei 2011
Kunang
sepelik babon para padri,
ia pasti kembali
meratapi lampu mati
sampai ia tikam
semua yang pergi
untuk jubah api
yang tak kunjung
ia dapati Continue reading “Puisi-Puisi Dody Kristianto”
Akhiriyati Sundari
Entahlah..
Perkenankan saya buka kalimat saya dengan kata bermakna ketidaktahuan itu. Dalam batin saya hanya ingin sekadar menulis.
Jogja mendadak garang saat ini. Lepas beberapa jam di belakang, hujan yang sebentar. Lebih tepatnya gerimis yang merintik-rintik. Nuansa melankolik [melankolis? melankoli?] bermunculan di seputar tempat saya duduk. Continue reading “Melankoli Sebentar Sembari Minum Kopi”
Judul : Jawara, Angkara di Bumi Krakatau
Penulis : Fatih Zam
Penerbit : Metamind (Tiga Serangkai), Januari 2012
Tebal : xiv + 530 halaman
Peresensi : Arman A.Z.
Lampung Post, 29 Jan 2012 Continue reading “Jawara dan Santri dalam Novel”
Sunardi
http://www.suarakarya-online.com/
William J Chambliss dalam On the Take; From Petty Crooks to Presidents (1978) dan Richard Quinney melalui Critique of Legal Order (1973) menggambarkan bahwa hukum cenderung dibuat untuk menampung keinginan elite yang menguasai negara daripada untuk kepentingan masyarakat. Benarkah hukum ‘dipersembahkan’ untuk memuaskan atau mengamankan kelompok elite? Continue reading ““Zombi-Zombi” Koruptor”