Patah Tumbuh Generasi Teater Magnit

Dwidjo U. Maksum
http://www.tempo.co/

Menjelang pementasan “Mega-Mega” karya dramawan Arifin C. Noer oleh Teater Magnit, Sabtu (2/4) pukul 13.00 – 21.00 WIB di Aula Kementerian Agama Ngawi, Jalan Kartini 15 Ngawi, latihan dan persiapan terus digenjot. “Perlu konsentrasi dan penjiwaan penuh karena ini potret kemiskinan yang dengan sangat bagus diangkat Arifin C. Noer menjadi naskah lakon,” kata Kusprihyanto Namma, sang sutradara, Selasa (22/3). Continue reading “Patah Tumbuh Generasi Teater Magnit”

Kembali Ke Jogja Membaca Sastra

Odi Shalahuddin *
http://www.kompasiana.com/odishalahuddin

Sastra Bulan Purnama putaran ke tiga dilangsungkan di Rumah Budaya Tembi dengan tajuk: Kembali ke Jogja Membaca Sastra. Informasi yang sudah disampaikan oleh Bung Ons Untoro selaku koordinator dan penanggung jawab kegiatan ini kepada rekan-rekannya melalui jejaring sosial pada tanggal 3 Desember 2011. Saya sendiri menyatakan siap untuk hadir. Continue reading “Kembali Ke Jogja Membaca Sastra”

Adin dan setitik perjuangan sastra Semarang

Dwi Nikmatika Roma
___Harian Semarang

Sejak tergabung dengan organisasi Hysteria dan menjabat direktur pada 2007 hingga sekarang telah banyak dilakukan Adin. Untuk pertama kalinya Hysteria mempunyai forum rutin bernama “Ngobrol Sastra Rerasan Budaya” yang berlangsung hingga 21 kali pertemuan.

Hysteria yang pada mulanya ekslusif dan hanya untuk kalangan terbatas menjadi organisasi terbuka yang rajin menggelar diskusi. Continue reading “Adin dan setitik perjuangan sastra Semarang”

Kesusasteraan Harus Bebas dari Propaganda Politik

Jodhi Yudono
http://oase.kompas.com/

Sastrawan Universitas Indonesia Maman S. Mahayana menilai, harus ada pembatasan tegas antara kesusasteraan dan propaganda politik untuk membebaskan sastra dari kepentingan politik penguasa.

“Sastra pada hakikatnya bersifat ideologis, menyimpan ideologi pengarang berkaitan dengan orientasi budaya, sistem kepercayaan, sikap, dan sebagainya,” katanya usai seminar “Melacak Jejak Indonesia: Gugatan Pramoedya Ananta Toer” di Semarang, Rabu. Continue reading “Kesusasteraan Harus Bebas dari Propaganda Politik”

Bahasa »