Kerbau dalam peradaban Jawa

Bandung Mawardi
http://www.harianjogja.com/

Kabar telah tersiar dan mengundang tanya. Perawatan dan pengelolaan delapan kerbau bule keturunan Kiai Slamet dialihkan dari Keraton Solo ke Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ). Berita ini mengingatkan kita tentang makna kerbau dalam arus peradaban Jawa, masa lalu dan masa sekarang. Kerbau dalam sejarah Jawa menjadi bab penting bagi elite tradisional, petani dan pemerintah kolonial. Kerbau dimaknai dari sakralitas sampai komoditas memakai nalar kapitalistik. Continue reading “Kerbau dalam peradaban Jawa”

11/9

Goenawan Mohamad
majalah.tempointeraktif.com

SAYA melihat New York 11 September 2001. Sampai lewat tengah malam, yang mengepung adalah suasana murung dan cemas, berkabung dan waswas. Orang di pelbagai penjuru terperanjat. Dunia tersentuh: me-reka ingin menemani kota itu, bersama ribuan kandil yang dinyalakan di sudut-sudut jalan, seakan-akan mau ikut mencari mereka yang tak pulang dari puing. Continue reading “11/9”

Puisi Untuk Sang Penyair

Apriliana Susanti *
http://www.solopos.com/

Dengan gayanya yang khas, Butet Kartaradjasa menghidupkan puisi bertajuk Hai Sapi. Guyonan-guyonannya membuat para penonton di pendopo Tembi Rumah Budaya tersenyum, tak terkecuali sang penyair, Darmanto Yatman yang karyanya dibacakan malam itu.

“Saya sering nguping Pak Dar dan bapak [alm. Bagong Kusudiardja]. Saya ingat puisi Hai Sapi ini dibacakan pertama kalinya di Ismail Marjuki,” kenang Butet. Continue reading “Puisi Untuk Sang Penyair”

Persahabatan di Kaki Borobudur

Seno Joko Suyono, Lucia Idayani
majalah.tempointeraktif.com

STUPA puncak itu tampak begitu terang. Dari jarak sekitar satu kilometer, stupa itu seolah berbinar sendirian di ketinggian.

Malam itu, disambut hembusan udara dingin, para penulis masuk kawasan Borobudur melalui sisi tenggara candi, lewat pintu masuk halaman Hotel Manohara. Panggung terbuka Aksobya, yang letaknya di pelataran sisi timur candi, menunggu mereka. Panggung itu hanya berjarak 50 meter dari candi. Bila berdiri di situ terasa kekokohan candi. Continue reading “Persahabatan di Kaki Borobudur”

Bahasa »