Poligami ala China

Arman A.Z. *
lampungpost.com

Raise the Red Lantern (Persaingan Para Istri). Su Tong. Serambi, November 2011. 136 hlm.

NOVEL Raise the Red Lantern merupakan karya perdana Su Tong yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Novel ber-setting 1920-an ini pertama kali terbit dalam bahasa China sebelum diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Wives and Concubines (1990). Continue reading “Poligami ala China”

Taman Budaya Bali Layak Diteladani

Doddy Hidayatullah
http://www.suarakarya-online.com/

Sebuah patung Kumbakarna berukuran tinggi sekitar lima meter, hasil sentuhan tangan terampil seniman I Wayan Nyungkal asal Desa Tegallalang, Kabupaten Gianyar, menjadi salah satu hiasan halaman Taman Budaya Denpasar. Kehadiran patung Kumbakarna tersebut sekaligus menjadikan Taman Budaya Bali sebagai sebuah taman budaya yang layak diteladani, khususnya bagaimana sebaiknya sebuah taman budaya dibangun sesuai dengan impian para seniman. Continue reading “Taman Budaya Bali Layak Diteladani”

Masih Adakah Pendidikan Moral?

Moh Khairul Anwar *
suarakarya-online.com

Pendidikan yang diharapkan oleh pemerintah dan masyarakat pada umumnya adalah pendidikan ‘berwajah tunggal’, yaitu moralitas. Dengan bermodal moral, manusia mampu menunjukkan dirinya secara ikhlas kepada orang lain; serta mampu memberi petunjuk bagi lainnya ke jalan yang menjadi cikal bakal terciptanya harmoni sosial. Tetapi, masihkan pemahaman semacam ini membekas dalam benak kita semua? Continue reading “Masih Adakah Pendidikan Moral?”

Fenomena Penganggur Terpelajar

Muhammad Abu Nadlir
http://www.suarakarya-online.com/

Sungguh memprihatin-kan, jumlah pengangguran terdidik setiap tahun semakin meningkat. Terutama dari kaum terpelajar. Ini bisa kita amati bersama ketika bekal ijazah makin tidak laku di pasar tenaga kerja. Gelar akamedik seakan tak mampu lagi menopang nasib pemiliknya. Begitu juga para sarjanawan penganggur, semakin merebak ke kota-kota dan pedesaan-pedesaan. Continue reading “Fenomena Penganggur Terpelajar”

Bahasa »