Dermaga sastra Indonesia: kepengarangan Tanjungpinang dari Raja Ali Haji sampai Suryatati A. Manan
Penulis: Jamal D. Rahman, Al-Azhar, Abdul Malik, Agus R. Sarjono, dan Raja Malik Hafrizal
Penerbit: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang dan Komodo Books
Tahun: 2011
Peresensi: Budi Darma
tempointeraktif.com Continue reading “Kisah-kisah Sastra Tanjungpinang”
Seni dan Air Seni Supir Taksi
Seno Gumira Ajidarma *
Majalah Djakarta! / http://www.facebook.com/ca.fes1
Kalau ada bau pesing di tempat kering,
boleh jadi bekas kencing supir taksi.
BERMOBIL DI Jakarta adalah salah satu cara tersiksa. Namun seberat apapun manusia Jakarta mengeluh, penderitaannya tidak akan seberat supir taksi, karena kehidupan supir taksi justru berada dalam kemacetan itu. Supaya selamat, supir taksi melakukan pekerjaannya dengan suatu seni. Continue reading “Seni dan Air Seni Supir Taksi”
Selamat, Saya Kira Anda Sudah Tiba di Gerbang Puisi!
TS Pinang
Saya kira, saya tidak perlu mendefinisikan apa itu puisi. Berbagai definisi tentang puisi banyak ditemukan dalam buku-buku teks sastra, juga dapat ditemukan dalam kamus atau ensiklopedi. Definisi bersifat membatasi dan klasifikatif. Saya kira, berbagai versi tentang apa itu puisi dapat Anda cari sendiri. Bagaimanapun, saya yakin semua peserta bengkel ini minimal memiliki bayangan atau pemahaman tentang puisi, walaupun mungkin kesulitan merumuskannya. Apapun konsep tentang apakah puisi itu, lambat laun akan kita uji dalam proses kepenyairan kita selanjutnya. Continue reading “Selamat, Saya Kira Anda Sudah Tiba di Gerbang Puisi!”
Hasan Junus, Pena yang Tak Kunjung Kering
Untuk mengenang Hasan Junus
UU Hamidy *
riaupos.co
1. Pewaris Darah Pengarang
Kalau ada pengarang kreatif di Riau tidak mengenal nama Hasan Junus, maka akan diragukan kepengarangannya. Betapa tidak, sebab tokoh yang kita ketengahkan ini, sudah mengharu-biru belantara dunia kreatif di Riau. Mulai dari Kepulauan Riau (Tanjungpinang) sampai ke daratan Riau (Pekanbaru). Continue reading “Hasan Junus, Pena yang Tak Kunjung Kering”
Perempuan yang Suka Menghitung Uangnya
Aba Mardjani
http://www.suarakarya-online.com/
Setiap kali selesai salat magrib, perempuan di usia menjelang senja itu duduk pada sebuah kursi dengan sebuah meja kecil di salah satu sudut masjid itu dengan kertas-kertas berisi daftar piutang di tangannya. Sebagian lainnya berserakan di atas meja.
Banyak sekali nama dalam daftarnya. Berlembar-lembar. Di belakang nama itu tertulis angka-angka disusul dengan nol berderet-deret. Continue reading “Perempuan yang Suka Menghitung Uangnya”
