Kawinnya Bahasa dan Pikiran

Edy A Effendi *
Media Indonesia, 05 Jan 2008

MEMPERSOALKAN sastra yang bersandar pada peristiwa-peristiwa sejarah selalu menarik untuk dibincangkan. Sastra yang bersandar pada sejarah tak ubahnya mengungkap peristiwa-peristiwa kelam dalam realitas kekinian, yang dikemas dalam dunia fiksi.

Seperti kita tahu, alur cerita-cerita fiksi yang bersandar pada persoalan sejarah yang disodorkan ke wilayah publik setidak-tidaknya ikut serta merekonstruksi peristiwa sejarah yang terjadi di ranah publik. Continue reading “Kawinnya Bahasa dan Pikiran”

Mantra Penjinak Tubuh

Miming Ismail *
Seputar Indonesia, 6 Jan 2008

TUBUH dalam paham Platonisme selalu dipandang sebagai interior, imanen, dan cenderung mengeksklusi jiwa yang sempurna.

Tubuh dibayangkan sebagai dosa (pendapat),bukan idea (kebenaran) dari realitas yang sebenarnya.Segala hasrat dan keinginan dalam tubuh seakan cenderung menutupi kebenaran jiwa. Implikasi pandangan ini melihat tubuh hanya sebagai suplemen dari jiwa yang sesungguhnya. Continue reading “Mantra Penjinak Tubuh”

Menumbuhkan dan Menggodok Tulisan

Bagus Takwin *
Kompas, 06 Jan 2008

PASANGAN dari masterpiece Mortimer J Adler, How to Read a Book: Cara Jitu Mencapai Puncak Tujuan Membaca ini bertutur tentang menulis. “Menulis tanpa guru”. Bisakah kita lakukan?

Frasa ini adalah judul karya Peter Elbow, profesor bahasa dan Direktur Program Menulis di University of Massachusetts. Dilihat dari judul dan isi buku itu, menulis tanpa guru bisa dilakukan. Buku ini tentang menulis dan bertujuan membantu orang untuk belajar menulis. Lebih jauh lagi, untuk menulis tanpa guru. Continue reading “Menumbuhkan dan Menggodok Tulisan”

Tahun Penyadaran Seni Budaya

Rizka Halida
Media Indonesia, 8 Jan 2008

PERNAH dengar ungkapan, ‘Kita tak tahu apa yang kita miliki sampai kita kehilangan dia’? Itulah yang kini kita, orang Indonesia, alami dalam bidang seni budaya. Kekayaan seni budaya warisan nenek moyang yang selama ini kita anggap sebagai sebuah keniscayaan tiba-tiba terancam hilang. Sesuatu yang tadinya terlupakan, kini kembali muncul dalam ingatan dan coba dipertahankan. Continue reading “Tahun Penyadaran Seni Budaya”

Bahasa ยป