Posted by PuJa on May 31, 2012
T.A. Sakti ** Serambi Indonesia, 21 Agu 2008 Bahasa Melayu merupakan akar utama dari bahasa Indonesia. Sepanjang sejarah perkembangannya, bahasa diperkaya sehingga ia semakin mantap berperan di seluruh Nusantara, Bahasa Melayu masih dapat dilacak jejaknya mulai abad ke-7 masa kerajaan Sriwijaya berupa prasasti-prasasti yang menggunakan bahasa Melayu kuno, seperti prasasti Kedukan Bukit (tahun 683 M), [...]
Filed under: Esai
Posted by PuJa on May 30, 2012
Wemmy Alfadhli http://www.kompasiana.com/wem Seorang koruptor zaman Orde Baru yang lolos dari pengawasan Indonesian Coruption Watch bersantap malam bersaama keluarga besarnya. Sambil menyantap makanan yang lezat-lezat, sambil seluruh anggota keluarganya melahap sepuas-puasnya semua hidangan yang serba nikmat, sang koruptor berbicara panjang lebar tentang perbuatan korupsi yang dilakukannya; yang bagaimanapun itu demi kesejahteraan dan kemakmuran keluarga.
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Sri Rahayu http://www.surabayapost.co.id/ Setelah lama digerogoti kanker hati, novelis Lan Fang akhirnya menyerah pada suratan takdir. Minggu (25/12) aktivis Tionghoa itu menghembuskan nafas terakhir di RS Mount Elizabeth Singapura. Kelihaian Lan Fang dalam setiap karyanya adalah mengubah kata sederhana menjadi indah. Surabaya benar-benar kehilangan sastrawan perempuan yang sangat produktif menuliskan karya-karyanya itu.
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
JILFest 2008 Triyanto Triwikromo http://www.suaramerdeka.com/ NASIB sastra Indonesia masih malang dan terlunta-lunta. Setidaknya itulah simpulan yang bisa dipetik dari seminar yang berlangsung dalam Jakarta International Literary Festival (JILFest) 2008 di The Batavia Hotel Jakarta, 11-14 Desember.
Filed under: Canting
Posted by PuJa on
Tosa Poetra Budaya patriarki menyebabkan stereotipe terhadap perempuan sehingga perempuan yang menyebabkan marginalisasi perempuan, eksploitasi perempuan maupun tindak kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan sehingga perempuan merasa diperlakukan tidak adil. Para sastrawan dan tokoh publik menggambarkan tentang perempuan baik pemberontakan kaum perempuan maupun penindasan yang dialami perempuan baik melalui karya tulis sastra (novel dan puisi) maupun [...]
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Budi Saputra http://www.lampungpost.com/ MEREKALAH yang tunduk kepada para pendakwah yang berhati baik. Yang ijtihad, bersungguh-sungguh dalam memerangi hawa nafsu yang membelit. Tiap hembusan napas, setan dan bala tentaranya memukul tabuh genderang perang kepada lawan abadinya sejak berada di tempat yang sangat-sangat jauh sebelum masehi.
Filed under: Cerpen
Posted by PuJa on
Ignas Kleden http://jehovahsabaoth.wordpress.com/ Nyanyian Panjang Bujang Tan Domang adalah sebuah prosa liris yang sangat panjang, yang secara tradisional dituturkan secara lisan di antara orang Petalangan, suku asli Riau yang hidup di empat kecamatan di Kabupaten Kampar. Empat kecamatan tersebut adalah Pengkalankuras, Bunut, Langgam, dan Kualakampar.
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Bandung Mawardi Kompas, 3 Januari 2oo9 Seorang bocah pribumi telaten dan fasih membaca buku-buku tentang kesusastraan dan keagamaan dalam bahasa Jawa, Melayu, Belanda, Jerman, dan Latin. Bocah ini sanggup melafalkan dengan apik puisi-puisi Virgilius dalam bahasa Latin. Ketelatenan belajar mengantarkan bocah ini menjadi sosok fenomenal dalam tradisi intelektual di Indonesia dan Eropa. Bocah dari Jawa [...]
Filed under: Esai
Posted by PuJa on
Yudhi Fachrudin http://www.kompasiana.com/peradaban Pendidikan menjadi benteng harapan terakhir dalam mengatasi solusi permasalahan-permasalahan bangsa ini. Di sisi lain, begitu kompleknya permasalahan-permasalah yang terjadi pada lingkungan sosial kerap memasuki dunia pendidikan. Ketimpangan sosial, berlakunya budaya kekerasan, sifat-sifat individualis, hedonis matrealis serta perilaku-perilaku penyimpangan lainnya yang terjadi di lingkungan sosial masyarakat turut serta mempengaruhi dunia pendidikan.
Filed under: Esai