Puisi yang Sengaja Dibikin Gelap Mengenai Harimau

Emha Ainun Nadjib
http://sudisman.blogspot.com/

Puisi ini oleh penyairnya sengaja agak digelap-gelapkan, dengan alasan yang sangat gampang dipahami: yakni karena temanya adalah harimau, dan harimau itu di era sejarah kapan pun insya Allah selalu menakutkan.

Kalau kepergok harimau, manusia selalu bersegera lari dan melingkar-lingkar mencari keselamatan. Maka demikian pulalah puisi ini. Untunglah menurut para Suhu, lari ketika ada musuh adalah jurus kependekaran yang tertinggi. Continue reading “Puisi yang Sengaja Dibikin Gelap Mengenai Harimau”

Tragedi Dunia Pendidikan

H.A. Karomani *
lampungpost.com

SETELAH kurang lebih 32 tahun masyarakat Indonesia mengalami tekanan politik yang kuat dari rezim Orde Baru, era reformasi belum membawa perbaikan yang berarti.

Masyarakat atas nama demokrasi demikian bebas mengekspresikan gagasan dan kehendaknya. Saking bebasnya, kondisi masyarakat kita kini cenderung berubah menjadi masyarakat yang anarki, penuh konflik, reaktif, tidak toleran, tidak taat azas, dan cenderung destruktif. Continue reading “Tragedi Dunia Pendidikan”

Permainan Opini Gie dan Wid

Andhika Prayoga
http://www.lampungpost.com/

DALAM sebulan ini, banyak tokoh besar berpulang. Sebuah pertanda agar kita tidak selalu menggantungkan diri pada mereka. Sudomo, Bismar Siregar, dan Widjajono Partowidagdo wafat dalam waktu yang tidak terlampau jauh.

Ketiganya pernah mengemban tugas penting menegakkan kedaulatan bangsa Indonesia. Mereka dapatlah dikatakan paripurna menjalankan amanat negara hingga pensiun. Continue reading “Permainan Opini Gie dan Wid”

Bahasa ยป