Menyiasati Jejaring Sosial dengan Karya Sastra yang Tipikal dan Kontekstual

Ibnu Wahyudi

Pengantar

Melalui Koran Tempo saya pernah menyatakan bahwa karya sastra, puisi pada khususnya, yang tampil dalam sejumlah milis sastra, belum menampakkan sumbangan atau kontribusi yang nyata atau signifikan bagi perkembangan kesastraan nasional (Basral, 2007). Konteks pernyataan saya itu bukan pada dimensi kualitas karya yang tampil, melainkan pada kenyataan bahwa (hampir) tidak ada seleksi terhadap karya dari para anggota milis bersangkutan. Continue reading “Menyiasati Jejaring Sosial dengan Karya Sastra yang Tipikal dan Kontekstual”

“Menghakimi” Laskar Pelangi

Samsul Bahri *
Bali Post, 31 Maret 2013

SEJAK catatan Damar Juniarto mengenai “cacat” novel Laskar Pelangi dipublikasikan di jejaring komunitas Kompasiana pertengahan Februari lalu, para penikmat sastra di Indonesia gencar membicarakan karya Andrea Hirata yang memang sudah lebih dulu populer itu. Terlebih setelah novel itu diadaptasi menjadi film layar lebar garapan sutradara Riri Riza dengan judul yang sama. Tak kurang ratusan komentar menanggapi catatan tersebut. Continue reading ““Menghakimi” Laskar Pelangi”

Bahasa »