Wahyudin, Si Pemulung Ganteng

Nunung Nuraida
kompasiana.com/nunung_nuraida

Biasanya, kalau ada pemulung ganteng, pastinya hanya ada di sinetron-sinetron Indonesia yang terkadang suka ga nyambung antara penokohan dan peran. Di benak kita, seakan sudah tertanam bahwa yang namanya pemulung itu ya kotor, dekil, gak terawat, dan bisa dibilang memiliki tampang yang biasa-biasa saja. Tapi tentu saja, cakep atau tidaknya wajah seseorang itu sangat relatif. Masalah selera saja. Continue reading “Wahyudin, Si Pemulung Ganteng”

Ihwal Puisi

Sulaiman Djaya *
radarbanten.com Mar 10, 2013

“Aku tak ingin membuat janji apa pun untuk saat ini. Tapi kutahu kala kau berdoa, di suatu tempat di dunia ini, sesuatu yang baik akan terjadi” (Hafiz dari Shiraz).

Suatu ketika Heidegger terkagum-kagum ketika membaca puisi-puisinya Friedrich Holderlin, yang kala itu, sebagaimana dalam bahasa Heidegger sendiri yang bila saya bikin longgar, telah menyadarkan kita tentang “seni melihat” yang selama ini dilupakan para pemikir dan filsuf yang telah terjebak oleh paradigma cartesianisme. Continue reading “Ihwal Puisi”

Ibn ‘Arabi (1165-1240)

Karya: Masataka Takeshita
Penerjemah: M. Harir Muzakki *

Ibn ‘Arabi (1165-1240), tanpa diragukan, merupakan seorang pemikir yang sangat penting dan berpengaruh dalam sejarah pemikiran Islam pada masa berikutnya. Filsafat mistiknya, yang kemudian disebut wahdat al-wujud, mendominasi seluruh wilayah budaya dunia Muslim masa selanjutnya. Pengaruhnya sangat luas hingga tidak mungkin memahami sejarah pemikiran Islam setelah abad 13 tanpa memahamai pemikiran Ibn ‘Arabi secara baik. Continue reading “Ibn ‘Arabi (1165-1240)”

Bahasa »