Penyakit Banyak Bertanya, Malas Membaca, Enggan Berpikir *

Nurel Javissyarqi

Seperti hari biasanya, mengelilingi kota Reyog sambil mengukir masa memahat waktu di kedalaman kalbu, kadang menghitung usia apa saja yang terlintas. Betapa damai jalan-jalan terlewati; menyusuri pemandangan alam ke Pulung, memutari keindahan telaga Ngebel yang pepohonannya tinggi menjulang, dan dedaunnya melambai ringan merekam jejak perjalanan, mungkin kelak diceritakan oleh angin musim pergantian. Baca selengkapnya “Penyakit Banyak Bertanya, Malas Membaca, Enggan Berpikir *”

BERMULA DARI OBSESI *

Bambang Kempling

Ernest Hemingway dalam novelnya, The Sun Also Rises mempertanyakan mengapa laut tidak pernah penuh. Albert Camus lewat beberapa karya abadinya, terus menerus mempertanyakan tentang kenisbian dunia. Dalam periode tertentu, Rendra mempertanyakan tentang ketidakadilan, Afrizal Malna mempertanyakan ketimpangan sosial. Melalui proses dan jalan panjang, serangkaian pertanyaan itu kemudian mereka perjuangkan jawabannya dalam wujud karya outentik. Baca selengkapnya “BERMULA DARI OBSESI *”

Dimensi Profetik: Kisah Penyair Mencari Tuhan di Hikayat Perjalanan Lumpur

Musa Ismail *
riaulive.com

Kalau kita merujuk ke Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), profetik mengandung makna berkenaan dengan kenabian dan ramalan. Namun, dalam pengertian lebih tajam, profetik merupakan suatu istilah yang mengaitkan antara ruang lingkup sastra dengan aspek keagamaan. Abdul Hadi WM mengatakan, segi penting yang kerap ditekankan oleh para ahli dan pengamat yang tajam dalam membicarakan relevansi sastra keagamaan yang mendalam, termasuk sastra sufi, ialah segi profetiknya. Inilah yang disebut semangat profetik. Baca selengkapnya “Dimensi Profetik: Kisah Penyair Mencari Tuhan di Hikayat Perjalanan Lumpur”

Kita dan Teori-teori Barat

Budi P. Hatees
analisadaily.com

Dua tokoh sastra di Medan, Damiri Mahmud dan Mihar Harahap, “terhenyak” ucapan Prof. Jan van der Putten ketika berceramah di Universitas Negeri Medan (Unimed). Guru Besar Bahasa dan Kebudayaan Austronesia, Universitas Hamburg, Jerman, ini menyebut sastra kita terasing di luar negeri dalam makalahnya yang berjudul “Tersingkirnya Studi Kebudayaan dan Karya Sastra Indonesia di Luar Negeri”, Baca selengkapnya “Kita dan Teori-teori Barat”

Menuhankan Teori Sastra dan Pencitraan Budaya

Mihar Harahap
analisadaily.com

Menarik ceramah ilmiah Prof.Dr. Jan van der Putten, Guru Besar Sastra dan Kebudayaan Austronesia Universitas Hamburg Jerman, di UNIMED, baru-baru ini. Di hadapan budayawan, sastrawan, sarjanawan berbagai perguruan tinggi di Medan dan mahasiswa, dia urai “Tersingkirnya Studi Bahasa dan Karya Sastra Indonesia di Luar Negeri” (Cermin Kegagalan Pemerintah Indonesia? Bagaimana Pemerintah Baru Seharusnya Berbuat). Sayang, judul menarik tak semenarik seminarnya. Baca selengkapnya “Menuhankan Teori Sastra dan Pencitraan Budaya”