Penyair Indonesia Raih Penghargaan Puisi Dunia Numera 2014

Ridha Arham
http://lintasgayo.co

Penghargaan Puisi Dunia Numera merupakan penghargaan yang diusung oleh Sastrawan Negara Dato’ Dr Ahmad Khamal Abdullah kepada insan sastra Asia Tenggara.

Penghargaan yang dinamai “Anugerah Puisi Dunia Numera” ini proses penilaian dilihat dari kualitas karya dan kemampuan puisi merangkul nilai-nilai negeri serumpun. Baik dari segi sosial, politik, budaya, kesenian, maupun ekonomi. Dari ratusan penyair di Asia Tenggara terpilihlah nama-nama berikut sebagai penerima penghargaaan Puisi Dunia Numera tahun 2014:

Rosmiaty Shaari (Malaysia), Muhammad Rois Rinaldi (Indonesia), Basri Abdillah (Malaysia), Syarifuddin Arifin (Indonesia), dan Mohamad Syafiq Mahamad Said (Malaysia).

Muhammad Rois Rinaldi yang kini bergiat di Dewan Kesenian Cilegon, Banten serta Komunitas Pendaringan Sastra Cilegon saat dikonfirmasi mengaku kaget menerima penghargaan tersebut. Lantaran belum lama ia dibuat kaget oleh penghargaan sebagai Tokoh Sastra Muda Terbaik Indonesia 2013 yang diberikan eSastra Malaysia yang diserahkan kepadanya melalui Prof. Dr. Wan Abu Bakar pada November 2013 yang lalu.

Hadiah Penghargaan Anugerah Puisi Dunia Numera 2014, yang akan diserahkan 21 Maret 2014 di auditorium Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia di Kuala Lumpur ini, semakin menjadi beban berat bagi Muhammad Rois Rinaldi. Karena baginya, perhargaan tingkat Asia Tenggara bukan saja harus ditanggapi gembira melainkan juga ditanggapi dengan waspada.

“Saya menuntut diri untuk tetap rendah hati dan tidak lekas berpuas,” papar Rois.

Pemuda yang menjalani proses kecintaannya pada sastra semenjak kelas 3 Sekolah Dasar ini memang terbilang sering diundang di kancah kesusastraan Asia Tenggara. Ia pernah membaca puisi di Batu Muda Malaysia, Jurong Library Singapura, Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia, dan National Service Resort & Country Club Singapura.

Pada tahun 2011 dan 2012 ia juga memenangi lomba menulis puisi tiga negara yang diselenggarakan oleh Komunitas Puisikan Bait Kata Suara sebelum akhirnya karena kemenangannya yang berturut-turut, Rois diangkat menjadi pengurus.

Rois beserta penyair Syarifudin Arifin dari Sumatra Barat, jika tak ada aral melintang, pada bulan Maret mendatang, akan bertolak ke Malaysia untuk menerima hadiah.
***