RT 03 RW 22, Jalan Belimbing atau Jalan “Asmaradana”

Kuntowijoyo
cerpenkompas.wordpress.com

Ada tragic sense of life, ada comic sense of life. Mereka yang menganggap hidup sebagai tragedi, memandang dunia serba suram, diwakili oleh teman saya Nurhasan. Dia yang tinggi akan melonjok sedikit dan mencapai langit-langit kamar tamu rumah bertingkat yang kami banggakan, “Lha betul to, Perumnas itu ya begini. Tinggi setidaknya empat meter supaya ruangan sejuk.” Mengenai genteng dikatakannya, “Kok dari asbes. Continue reading “RT 03 RW 22, Jalan Belimbing atau Jalan “Asmaradana””

Nilai-Nilai Edukatif dalam Cerita Khayal Yung Dolah

Riki Utomi *
Riau Pos, 4 Jun 2017

KITA setidaknya sepakat dengan usaha yang bertujuan kepada nilai-nilai didikan yang mana hal tersebut dapat membentuk pola tingkah laku manusia menjadi beradab. Hal itu menjadikan pribadi menusia dapat mengerti siapa dia sebenarnya; yaitu manusia seutuhnya yang dapat dididik dan jelas-jelas berbeda dengan makhluk yang lain. Continue reading “Nilai-Nilai Edukatif dalam Cerita Khayal Yung Dolah”

Merenangi Bait-Bait Kitab Suci dalam “Lelaki Pembawa Mushaf”

Bambang Kariyawan Ys *
Riau Pos, 1 Jul 2017

Karya yang ikhlas akan melahirkan kejujuran.
Itulah petikan kalimat motivasi dari penulis novel perempuan Riau, Nafiah Al Ma’rab dengan nama asli Sugiarti dalam acara bedah novelnya. Novel ini merupakan novel kedua yang ditulis setelah Jodohku dalam Proposal, dan kini hadir Lelaki Pembawa Mushaf (LPM) (Tim Medina Creative Imprint of Tiga Serangka, Solo: 2016, 208 h). Riau sebagai provinsi literasi dalam pelaksanaannya masih harus berjuang keras menjaga serta merawat julukan itu. Continue reading “Merenangi Bait-Bait Kitab Suci dalam “Lelaki Pembawa Mushaf””

Kacapiring: Kulminasi Religiusitas Danarto

Jafar Fakhrurozi
kawanmalaka.wordpress.com

Di usianya yang hampir menginjak kepala tujuh, di luar dugaan Danarto masih memiliki tangan emas untuk merautkan cerita-ceritanya di atas kertas. Hal itu bisa kita lihat dan rasakan ketika membaca Kacapiring, antologi cerpen terbaru Danarto yang terbit pertengahan 2008 tahun lalu. Seakan ingin melanjutkan cerpen-cerpen sebelumnya, Kacapiring bagaikan lantunan lagu gambus yang lebih bijak dan berisi. Apa gerangan yang disampaikan Danarto dalam Kacapiring? Continue reading “Kacapiring: Kulminasi Religiusitas Danarto”

Sapardi Djoko Damono: Puisi Masa Depan Mungkin Bentuknya Gambar

Yunanto Wiji Utomo
Kompas.com 05/10/2016

Era digital membuat banyak orang pesimistis. Mereka yang bergerak pada komunikasi berbasis teks di media cetak, misalnya, merasa karyanya tak dihargai sebesar dahulu. Namun, Sapardi Djoko Damono, penyair legendaris yang dikenal lewat buku Hujan Bulan Juni sama sekali tak galau, malah cenderung optimistis. Continue reading “Sapardi Djoko Damono: Puisi Masa Depan Mungkin Bentuknya Gambar”