Puisi Shiny.ane el’poesya


COVID 19

Genarasi ke-3 di abad kita

Seperti Flu. Ia mendorong
wajah manusia modern yang penuh
dengan make up, setiap saat
berebut mengenakan masker
dan membuatnya putih pucat
sebab demam yang tak jelas

Seperti Aids. Ia mengkonpensasi
hasrat, kenikmatan dan perburuan
Imigrasi manusia dan perjalanan, juga
sikap bohemian penuh kesenangan
dengan kelesuan

Seperti Sampar, wabah yang pernah
menelan kota Oran yang damai-damai saja
di masa perang, ke dalam perut kesadaran
akan kenyataan lingkungan yang menakutkan
Penuh keterbatasan dan kemalangan, namun
ia tetap ditembus oleh sebuah invasi
Sebuah La Peste yang pernah menjatuhkan
tak hanya filsafat, ke dalam sebuah jurang
absurditas, dan kesia-siaan

Seperti wabah Black Death
di abad pertengahan yang pernah
membereskan hampir 2/3 warga Eropa
dan dikecam oleh banyak pengkhutbah
sebagai kutukan dari Tukang sihir juga Tuhan

COVID 19. Seperti takdir
Seperti juga nampak takdir main-main

Seperti Cinta. Ia dapat menyambungkan
seluruh umat manusia –yang berkeras
dalam pandangan politik, budaya dan agama
juga sekaligus di sisi lain memblokadenya
dalam sebuah kecemasan

Seperti Cinta ia merambah begitu saja
kepada setiap kehidupan yang
kadang kedatangannya tak mesti diketahui

Seperti Cinta, ia begitu halus dan ada
di mana-mana. Lantas kita semua pura-pura
kaget ketika telah terjangkit

Seperti main-main yang lagi-lagi
benar-benar tak dapat dimengerti

COVID 19, ia…
adalah dunia itu sendiri

Dunia adalah Cinta
Cinta adalah Dunia
Dan dunia, adalah sebenar-benarnya Virus

07:20 10/20

One Reply to “Puisi Shiny.ane el’poesya”

  1. Flu mendobrag kesadaran manusia. Yang angkuh tak perduli dengan lingkungan. Seolah-olah akan hidup selamanya.

    Menikmati hidup berhura harta. Dan bersandang magligai kedudukan dan kekuasaan. Dengan beebangga.

    Tapi apa yang telah terjadi. Dengan datangnya wabah.

    Hidup dihantui rasa takut dan gelisah. Dari dari orang-orang kecil, hingga menengah ke atas.

    Apa yang bisa kita perbuat. Hanya sabar tawakal dan pasrah.

    Mudah-mudahan Alloh memberi kemurahan. Melenyapkan vuris covid-19 dari muka dunia. Dan kembali ke asalnya

    Mudah-mudah kita termasuk hamba-hamba yang bersyukur. Dan termasuk golongon orang-orang yang beruntung. Dengan rahmat Alloh ta’alah aamiin aamiin yarobal’alamin

    Jakarta 25-3-20 Masya Firdaus

Leave a Reply to Masya Firdaus Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *