JANGAN SALAH! BERKARYA SENI BUKAN BERARTI BEBAS ANTI DISIPLIN

Machtumah Malayati *)
Radar Mojokerto, 12 Juni 2016

“Seniman adalah sebuah tanda dari kehidupan yang melepas-bebas” -Chairil Anwar, penyair-
Namanya juga jagongan, pasti forumnya tidak resmi atau setengah resmi. Apalagi topik jagongannya soal seni, yang kata orang adalah bagian ekspresi kebebasan. Seni -termasuk seni teater- identik dengan kebebasan. Kalau tidak salah tafsir, hal itu juga tersirat dari quote penyair Chairil Anwar, bahwa seniman adalah sebuah tanda dari kehidupan yang melepas-bebas.

Olok-olok Pada Islam Dalam Sastra Anonim Kejawen

Arif Wibowo *
hidayatullah.com 19 Jan 2015

“Dallikal, yen turu nyengkal wadine nyengkal, tegesipun kitabulla, natap mlebu ala wadi, tegese rahabapi, rahaba kang gawe sampur, hudan lil muttakina, yen wis wuda jalu estri, den mutena jroning ala-jroning ala.” (Serat Darmagandhul).

KERETA SENJA

Nurasiam Khalil
Radar Jombang 30 Okt 2016

Seruni adalah seorang gadis desa yang berumur 15 tahun dia adalah seorang gadis yang sederhana yang memiliki perawakan kecil, ramping, kulit hitam manis dengan rambut sepanjang body yang biasanya diikat dua.

SENO, SI ANAK PEMULUNG

Liya Izzatul Iffah *
Radar Jombang, 27 Nov 2016

Seno adalah namaku, aku hidup bersama ayah angkatku di perkampungan kumuh, beratap langit beralas hamparan bumi yang dipenuhi dengansetumpuk sampah masyarakat. Kehidupanku yang diwarnai dengan cacian, hinaan dan pukulan orang yang tidak mau memberikan secuil rizkinya untukku.

ASAL-USUL ALAM PIKIRAN CINA, MEMBACA AKAR TRADISI FILSAFAT CINA

Judul Buku : Sejarah Filsafat Cina
Penulis : Fung Yu-Lan
Penerbit : Pustaka Pelajar, Yogyakarta
Cetakan : 1, November 2007
Tebal : V + 458 Halaman
Peresensi : Iqro’ Alfirdaus
iqfirdaus.blogspot.co.id

Alasan Penyair Afrizal Malna Tolak Achmad Bakrie Award 2016

Arkhelaus W., Diko Oktora
m.tempo.co

Sastrawan dan penyair Afrizal Malna menolak Achmad Bakrie Award 2016 pada bidang kesusastraan. Menurut penyair 59 tahun ini, penghargaan Ahmad Bakrie bisa membuat karyanya terkotak-kotak, cuma bergabung dengan satu kelompok.