Kritik Sastra Post-Struktural dan Kritis

Sisi Rosida
harian.analisadaily.com

POST-STRUKTURAL me­ru­pa­kan sebuah teori terhadap teks-teks sastra yang menekan­kan keseluruhan relasi antara ber­bagai unsur teks. Aliran post-struk­tural memandang kritik sastra, ha­rus berpusat pada karya sastra itu sendiri. Tanpa harus memper­ha­tikan sastrawan sebagai pen­citra dan pembaca sebagai penik­mat.

Perempuan dan Sastra

Dessy Wahyuni
riaupos.co

PEMBAHASAN mengenai perempuan sebagai makhluk sosial tidak kunjung surut. Berbagai hal tentang perempuan itu dapat dikupas. Pembicaraan mengenai perempuan sangat menarik, baik bagi kaum laki-laki maupun bagi kaum perempuan. Daya tarik perempuan banyak menghiasi berbagai ruang dalam kehidupan, baik dalam ruang hukum, sosial, politik, ekonomi, seni, budaya, maupun sastra.

Menumbuhkan Budaya Sadar Literasi

Lukman Santoso Az *
http://www.kompasiana.com/cakluk.az

Apa itu budaya literasi? Istilah ‘literasi’ dapat diartikan sebagai sesuatu yang berhubungan dengan tulis-menulis, keberaksaraan, atau melek aksara. Dalam konteks kekinian, literasi memiliki definisi dan makna yang sangat luas. Literasi bisa berarti melek teknologi, politik, berpikiran kritis dan peka terhadap lingkungan sekitar. Maka secara sederhana, budaya literasi dapat didefinisikan sebagai kemampuan di mana setiap orang memiliki sikap cerdas, peka, jeli, pembelajar, berbudaya, mampu membaca lingkungannya dan mampu mengaktualisasikan dalam tulisan atau karya.

JANGAN SALAH! BERKARYA SENI BUKAN BERARTI BEBAS ANTI DISIPLIN

Machtumah Malayati *)
Radar Mojokerto, 12 Juni 2016

“Seniman adalah sebuah tanda dari kehidupan yang melepas-bebas” -Chairil Anwar, penyair-
Namanya juga jagongan, pasti forumnya tidak resmi atau setengah resmi. Apalagi topik jagongannya soal seni, yang kata orang adalah bagian ekspresi kebebasan. Seni -termasuk seni teater- identik dengan kebebasan. Kalau tidak salah tafsir, hal itu juga tersirat dari quote penyair Chairil Anwar, bahwa seniman adalah sebuah tanda dari kehidupan yang melepas-bebas.

Olok-olok Pada Islam Dalam Sastra Anonim Kejawen

Arif Wibowo *
hidayatullah.com 19 Jan 2015

“Dallikal, yen turu nyengkal wadine nyengkal, tegesipun kitabulla, natap mlebu ala wadi, tegese rahabapi, rahaba kang gawe sampur, hudan lil muttakina, yen wis wuda jalu estri, den mutena jroning ala-jroning ala.” (Serat Darmagandhul).

KERETA SENJA

Nurasiam Khalil
Radar Jombang 30 Okt 2016

Seruni adalah seorang gadis desa yang berumur 15 tahun dia adalah seorang gadis yang sederhana yang memiliki perawakan kecil, ramping, kulit hitam manis dengan rambut sepanjang body yang biasanya diikat dua.