Puisi-Puisi Rakai Lukman

DONGENG AKSARA

Aksara yang terkubur tujuh lapis tirai angin
Yang terpendam di bawa akar bebukitan, gemanya memantul di tebing-tebing, gaunggaung terperangkap lengkung pelangi, kaki langit menginjak amat kokoh.

Aksara dalam pondora didera debu milenial. Dihempas di pojok-pojok halaman sekolah berkawan busuk sampah. Pekiknya diinjak kaki-kaki siswa dan guru bersongkok jungkir. Dicekik birokrat pada sahwat kuasa demi tender bukubuku mapel. Continue reading “Puisi-Puisi Rakai Lukman”

Masalah Rumah Tangga

Dea Anugrah *
Koran Tempo, 29 Mar 2015

“TAK ada yang mau memakai naskah keparat ini,” kata Nur Azis. Ia tidak berteriak dan suaranya keluar nyaris berbarengan dengan gulungan kertas yang ia pukulkan ke tepi meja. Yang sampai ke telinga Linda, istrinya, cuma geremengan, serangkaian bunyi yang membentuk sandi tak terurai.

Perempuan itu menekan tombol pause pada remote, berbalik, dan menatap suaminya dengan kepala yang ditelekan pada tangan. “Apa katamu?” tanyanya. Continue reading “Masalah Rumah Tangga”

Kematian Kedua

Anton Kurnia *
Koran Tempo, 12 Okt 2014

BUKAN kematian mengejutkan si Pak Guru John Keating dalam Dead Poets Society yang pernah memukaumu dengan mantra “Carpe diem!” yang membuatku menuliskan kisah ini. Bukan pula “Smells Like Teen Spirit” yang kudengar lagi setelah bertahun-tahun dan membuatku terbayang sosok urakan Kurt Cobain yang pernah membuatmu tergila-gila sebelum dia menarik pelatuk maut untuk mengakhiri hidupnya yang muda dan murung. Continue reading “Kematian Kedua”