TRADISI SASTRA DI DESA SAYA

Mashuri *

Saya pernah ngebet mencari tahu tentang tradisi bersastra di desa saya, di LA (Lamongan Asolole), alias Lampung (Lamongan Kampung). Dulu, tahun 2000-an awal, saya mulai mencoba mengulik asal-usul kesusastraan dalam lingkup yang sangat spesifik, yaitu desa sendiri. Tentu, saya tidak menukik ke sastra modern, karena itu terlalu wah. Alhasil, yang saya telusuri adalah sastra tradisi, baik berupa tradisi sastra lisan semacam macapatan, maupun tradisi tulis berupa tinggalan manuskrip kuno. Ternyata, hasilnya mencengangkan. Continue reading “TRADISI SASTRA DI DESA SAYA”