Catatan Kurator: Jejak Kritik Sastra

Maman S Mahayana

Selalu! Menghimpun sebuah antologi bersama dengan ragam dan tema apa pun, problemnya jatuh pada perkara pilihan. Tambahan pula, jika jumlah karya tidak berkutik ketika berhadapan denganketentuan halaman, maka segalanya mesti dipikirkan kembali, dipertimbangan keterwakilannya dengan tetap menjaga tema yang hendak dikedepankan. Jadi, begitulah! Pilihan mesti dijatuhkan, dan pemuatan karya terpaksa bernegosiasi dengan jumlah halaman. Itulah yang terjadi dalam penyusunan antologi esai ini. Maka, selalu, di sana-sini, ada yang luput, tercecer, dan tenggelam.Seperti nasib sebuah kamus, ia ditakdirkan untuk tidak lengkap! Baca selengkapnya “Catatan Kurator: Jejak Kritik Sastra”