Ladang Jiwa

Ladang Jiwa Laksmi Shitaresmi

A. Anzieb

Pameran ini dipersiapkan dalam kondisi yang tak mudah bagi Laksmi Shitaresmi. Perupa kelahiran Yogyakarta, 9 Mei 1974 ini mesti pandai-pandai membagi waktu – satu sisi ia harus mengerjakan “sesuatu” yang ada di sebelah kanan, disaat yang sama ia juga harus mengerjakan “sesuatu” yang ada di sebelah kirinya, memikirkan sesuatu yang menggumpal dalam kepalanya, meninggalkan jauh hal-hal di belakang dan terus menatap menjalani apa yang ada di depannya. Continue reading “Ladang Jiwa”

Sastra Indonesia Terkini di Bali dalam Lanskap Nasional dan Global

Riki Dhamparan Putra *

Banyak pengamat mengatakan bahwa sastra Indonesia kontemporer di Bali terus mengalami kemajuan semenjak tahun 1980-an. Hal itu tak terlepas dari kerja keras para pejuang sastra yang ada di Bali, baik sebagai individu, komunitas maupun sebagai institusi formal seperti lembaga pendidikan dan lembaga bahasa. Perlu juga kita sebut di sini peran surat kabar lokal yang masih menyediakan halaman sastra. Continue reading “Sastra Indonesia Terkini di Bali dalam Lanskap Nasional dan Global”

Sastra Indonesia di Bali Sebelum dan Semasa Umbu Landu Paranggi *

I Nyoman Darma Putra **

Dalam eseinya ‘Puisi dari Bali’ di rubrik ‘Bentara’ Kompas, 1 September 2000, Sutardji Calzoum Bachri, menegaskan bahwa Bali telah memberikan kontribusi penting tidak saja pada dunia puisi tetapi juga prosa dan aktivitas sastra Indonesia lainnya. Pengakuan serupa juga bisa dilihat dalam bentuk yang lain yakni undangan buat penyair Bali untuk menghadiri forum sastra nasional dan internasional serta publikasi bersama. Continue reading “Sastra Indonesia di Bali Sebelum dan Semasa Umbu Landu Paranggi *”