Tag Archives: Abdurrahman Wahid

Gus Dur dalam Cakrawala Seni

A.C. Andre Tanama
gangkecil.com


Karya: A.C. Andre Tanama, Judul: “Dari Kesunyian” 2015, Media: Cat Akrilik pada Kanvas, Ukuran: 90 x 135 cm

Islam, Seni, dan Kehidupan Beragama

Abdurrahman Wahid *
nu.or.id 5/08/2012

1
Kehidupan manusia tidak pernah terlepas dari nilai-nilai keagamaan, betapapun kenyataan ini tidak diakui oleh sementara kalangan. Masalah-masalah pribadi tentang pengaturan hubungan dengan sesama manusia, masalah penyesuaian antara cita dan kenyataan yang dihadapi dalam kehidupan, serta hubungan manusia dengan kekuatan-kekuatan di luar dirinya, kesemuanya itu menghasilkan dimensi-dimensi dalam kehidupan manusia.

KAJIAN ISLAM: BELAJAR DARI GUS DUR (bagian I – III)

Sutejo

Untuk menggairahkan kembali spiritualitas umat NU –sesuai dengan pesan tema panitia— maka dapat dieksplorasikan sebagai berikut. Pertama, jika yang dijadikan “patokan” adalah Gus Dur, maka penting kita berkaca pengembangan diri ala Gus Dur, dan mungkin berikut penerus organisasinya, KH. Hasyim Muzadi. Karena itu, mari belajar kepada Gus Dur.

KAJIAN ISLAM: BELAJAR DARI GUS DUR (bagian IV – VII Habis)

Sutejo
/4/
Aura Gagas Gus Dur

Era demokratisasi dalam konteks Indonesia mutakhir, telah menjebak masyarakat Indonesia pada gelombang eforia kata; yang mengabaikan pada kaidah demorasi itu sendiri. Kalau substansi demokrasi adalah kesederajatan, maka dalam fenomena kehidupan berbangsa mutakhir (politik?), arifnya dapat menghindarkan simbol kata yang cenderung mereduksir pihak yang lain.

Jembatan Budaya itu Bernama Gus Dur

Abdullah Alawi
NU Online, 18 Jan 2012

Di akhir tahun 1990, majalah Editor edisi No 15/THN IV/22 Desember, menobatkan KH Abdurahman Wahid sebagai penggerak Islam Indonesia. Kulit muka majalah itu memuat potret kiai yang biasa disapa Gus Dur itu, dengan kepala tulisan “Tokoh 1990, Tahun Bergeraknya Islam Indonesia.”