Tag Archives: Adhy Rical

Perjamuan Magrib: Metafor Rambut yang Ranum

Adhy Rical

Membaca sajak penyair Syaifuddin Gani (SG) maka kita akan terbawa pada sebuah tempat. Rumah. Itu saja? Iya. Sederhana sekali. Sajak ini tak banyak bermain dalam wilayah makna seperti penyair lain. Prosais sekali jika sepintas membaca “Perjamuan Magrib” yang ditulis dua tahun lalu itu. Saya menyukai sajak ini karena sederhana.