Menyambung Lidah Rendra

Monolog “Burung Merak” Putu Wijaya

Adnyana Ole
http://www.balipost.com/

Setidaknya terdapat dua pokok pikiran WS Rendra, si Burung Merak, yang seharusnya bisa dijadikan landasan untuk memperbaiki bangsa ini. Yakni, “Mempertimbangkan Tradisi” dan “Gagah dalam Kemiskinan”.

Jika harus ditambah lagi, maka sederet pemikiran lain dari Rendra bisa secara terus-menerus dihidupkan dalam setiap diri orang Indonesia. Continue reading “Menyambung Lidah Rendra”

Buka Diri, Alam Memberi Sesuatu

Sunaryono Basuki Ks
Pewawancara: Adnyana Ole
http://www.balipost.co.id/

Untuk ukuran sastrawan yang umurnya sudah kepala enam, Sunaryono Basuki Ks. termasuk sastrawan yang super produktif. Bahkan keproduktifannya tak kalah dengan penulis muda energik yang kini banyak bermunculan di Indonesia. Selama dua tahun guru besar di IKIPN Singaraja ini menulis empat novel, sebuah kumpulan cerpen dan sebuah esai. Tahun 2004, dua novelnya — masing-masing “Antara Jalan Jaksa dan Lovina” dan “Sisca Ambarwati” — diterbitkan Grasindo. Lalu pada tahun 2005 juga terbit dua novel, “Maling Republik” (Mizan) dan “Cinta Berbunga di Lovina” (Pinus) serta sebuah kumpulan cerpen “Sepasang Kera yang Berjalan dari Pura ke Pura” (Kompas). Continue reading “Buka Diri, Alam Memberi Sesuatu”