Penyengat, Menjadi Pusat Pertumbuhan Sastra Melayu

Agus Sunarto
http://www.suarakarya-online.com/

Pada awal abad ke-19 kesenian dan budaya Melayu berkembang pesat di Pulau Penyengat, daratan kaya bauksit seluas 240 hektare yang terletak di seberang di bagian Barat Pulau Bintan, Riau.

Ketika itu kegiatan tulis menulis dipandang sebagai pekerjaan mulia yang bisa dilakukan oleh siapa saja sehingga sastra Melayu berkembang pesat dan buku-buku banyak diterbitkan. Continue reading “Penyengat, Menjadi Pusat Pertumbuhan Sastra Melayu”

Sebuah Mimpi

Agus Sunarto
http://www.suarakarya-online.com/

Semalam saya bermimpi begitu indah, Kang,” kata Rofiq kepada tetangganya. “Saya memasuki kehidupan yang begitu dinamis, tapi tenang dan menggetarkan. Segalanya penuh dengan cinta.”
“Seperti dalam sinetron atau film itu?”

“Bukan tentang manusia baik dan manusia jahat seperti itu. Manusia dalam impian saya, ada dalam ketegangan baik dan buruk. Semua tindakan didukung oleh sebab sosiologis dan psikologis.” Continue reading “Sebuah Mimpi”

Melirik Buku Baru Evi Idawati: Mencintaimu

Agus Sunarto
http://www.suarakarya-online.com/

Cinta merupakan salah satu tema besar yang tidak akan habis dieksplorasi dalam penciptaan karya seni. Terlebih di dalam puisi. Hampir semua penyair menuliskan pemahamannya tentang cinta. Baik sebagai wahana ekspresi ataupun sebagai satu cara komunikasi penyair terhadap realitas di sekelilingnya. Berbicara tentang cinta bukan hanya berbicara tentang bahasa ungkap yang dimiliki perorangan atau personal tetapi sudah menjadi bahasa yang universal. Continue reading “Melirik Buku Baru Evi Idawati: Mencintaimu”