Ahmadun Yosi Herfanda: Karya Sastra di Ruang Digital Makin Anarkistis

Irwan Kelana
republika.co.id, 13 Jan 2021

Sastrawan Ahmadun Yosi Herfanda mengatakan karya-karya sastra yang muncul di ruang digital makin anarkis. “Anarkisme estetika makin kuat. Makin banyak puisi yang tidak estetik. Bahkan, ada novel yang cenderung porno,” kata Ahmadun dalam diskusi “Sastra Setelah Media Cetak Tiada” yang diadakan oleh Imaji Indonesia dan Majalah Sastra Imajisia, Sabtu (9/1) melalui aplikasi Google Meeting. Continue reading “Ahmadun Yosi Herfanda: Karya Sastra di Ruang Digital Makin Anarkistis”

Merunut Catatan Kongres Bahasa Indonesia

Ahmadun Yosi Herfanda *
Republika, 19 Okt 2008

PEKAN depan, 28 Oktober – 1 Novemver 2008, Kongres IX Bahasa Indonesia akan berlangsung di Hotel Bumi Karsa, komplek Bidakara, Jakarta. Kongres bertema Bahasa Indonesia membentuk insan cerdas, kompetitif di atas fondasi peradaban bangsa itu akan membahas topik-topik menarik tentang perkembangan bahasa Indonesia, bahasa daerah dan penggunaan bahasa asing, serta sastra Indonesia dan sastra daerah. Continue reading “Merunut Catatan Kongres Bahasa Indonesia”