Maya Angelou, Mutiara di Aneka Pentas

Arif Firmansyah
http://www.ruangbaca.com/

Rasanya tak ada kata yang tepat untuk melukiskan sosok Maya Angelou kecuali ungkapan, “manusia serba bisa”. Namanya tak hanya melambung di satu bidang tapi juga beberapa dunia secara bersamaan.

Dalam dunia sastra, misalnya, Angelou bukan nama asing. Di pentas tari, namanya kerap dikumandangkan. Di tengah gemerlap para bintang Hollywood, ia mencuat sebagai perempuan kulit hitam pertama yang menjadi direktur produksi film. Lantas, sebagai penyanyi dan penulis lirik lagu, ia pernah populer dengan merajai daftar teratas tangga lagu terbaik. Continue reading “Maya Angelou, Mutiara di Aneka Pentas”

Dari Secarik Pembungkus Terasi

Arif Firmansyah, Rinny Srihartiny, Rana Akbari
http://majalah.tempointeraktif.com/

Sastra daerah punya struktur cerita, model penokohan, dan tema yang lebih sederhana, serta pembaca yang lebih tradisional.

Potongan cerita pendek di kertas pembungkus terasi menarik perhatian seorang gadis kecil. Sambil berjalan, matanya menatap setiap kalimat. Saking asyiknya menikmati cerita dalam bahasa Sunda itu, si gadis tak tahu terasi yang dibeli jatuh entah di mana. Ia baru sadar setelah tiba di rumah. Saat ibunya bertanya, ia menjawab sekenanya, “Mungkin terasi itu tertinggal di warung.” Continue reading “Dari Secarik Pembungkus Terasi”