Tag Archives: Aris Kurniawan

Harga Buku Langka

Aris Kurniawan *
belagaresensi.blogspot.co.id

Melalui telepon, Andre Tanama (34), seorang bibliophile, sebutan untuk kolektor buku langka, menuturkan perihal buku langka. Menurutnya, buku langka tidak selalu buku kuno yang berumur ratusan tahun. Dosen seni rupa Institut Seni Indonesia, Yogyakarta ini, mengategorikan buku langka berdasarkan sekurangnya empat hal, yaitu tampilan fisik seperti desain perwajahan, umur buku, isi, dan pengarang.

Sastra yang Bertahan dalam Pelarian

Judul : Kucing Kiyoko
Penulis : Rama Dira
Penerbit : Tuk Padas Publishing, Yogyakarta
Cetakan : Pertama, Agustus 2011
Tebal buku : 124 halaman
Peresensi: Aris Kurniawan *
http://www.lampungpost.com/

HIDUP di negara dunia ketiga yang praktek korupsinya demikian banal memang bikin frustrasi.

Gagasan Besar yang Remuk Redam

Judul : Taman Api
Pengarang : Yonathan Rahardjo
Penerbit : Pustaka Alvabet
Cetakan : I, Mei 2011
Tebal : 216 hlm
Peresensi : Aris Kurniawan
http://www.lampungpost.com/

GAGASAN besar acap lebih menggoda pengarang untuk diketengahkan ketimbang peristiwa-peristiwa kecil. Padahal gagasan besar mempunyai banyak risiko kegagalan jika tidak didukung perangkat yang cukup untuk mewujudkannya. Inilah yang terjadi dengan novel Taman Api garapan Yonathan Rahardjo.

Malam Ziarah

Aris Kurniawan
http://www.lampungpost.com/

WARTI tersungkur di punggung makam. Memeluk gundukan tanah dengan sepasang lengannya. Separuh wajahnya yang mulus tak berjarak dengan permukaan tanah yang ditumbuhi alang-alang yang mulai membasah oleh embun.

Cahaya bulan samar-samar membantunya membaca guratan nama di nisan papan. Dia menahan suara tangisnya, tapi tak kuasa menghentikan air yang ambrol dari kedua sudut matanya. Susah payah dia mengambil posisi bersimpuh lantaran gaun terusan panjang yang dikenakannya, lalu berdoa dalam diam.

Sastra Transgender?

Judul : Di Balik Kaca, Bunga Rampai Cerita Kaum Minoritas Seksual
Penyunting : John McGlynn
Penerbit : Yayasan Lontar
Cetakan : 2010
Tebal : 207 halaman
Peresensi : Aris Kurniawan
http://www.lampungpost.com/

APA itu sastra transgender? Sastra yang mengangkat seputar persoalan keragaman orientasi seksual? Ataukah sastra yang ditulis oleh kaum homoseksual? Jika yang pertama dianggap benar, lalu yang seperti apa? Apakah sastra yang berisi kecaman atau membela prilaku homoseksual?