Perjalanan Sastra Agama

Asep Juanda *
Pikiran Rakyat, 4 April 2010

MEMBICARAKAN sastra dan agama bisa berarti mempertautkan pengaruh agama dalam sebuah karya sastra, atau sebuah karya sastra bernapaskan agama. Pertautan dua hal itu didasarkan pada pandangan bahwa seorang pengarang tidak dapat terlepas dari nilai-nilai dan norma-norma yang bersumber dari ajaran agama yang tampak dalam kehidupan. Pandangan itu erat dengan proses penciptaan karya sastra, bahwa ia tidak lahir dalam situasi kekosongan budaya. Continue reading “Perjalanan Sastra Agama”

Nilai Edukatif Karya Sastra

Asep Juanda
Pikiran Rakyat, 23 Jan 2010

KARYA sastra merupakan cetusan, tulisan, atau karangan dari pengalaman hidup seseorang, baik pengalaman langsung penulisnya atau hasil pengamatan dari lingkungannya dalam suatu situasi atau kondisi tertentu. Pada dasarnya, tidak ada karya sastra yang lahir begitu saja dalam suatu situasi. Kecuali di dalamnya ada percikan-percikan dari situasi yang telah lewat, yang tengah berjalan, ataupun harapan terhadap suatu kebudayaan yang akan datang. Serta di dalam kebudayaan tersebut terkandung nilai-nilai edukatif yang positif. Continue reading “Nilai Edukatif Karya Sastra”