Tag Archives: Beni Setia

Tiga Cerpenis Jawa Timur

Beni Setia
horisononline.or.id

YANG dimaksudkan dengan tiga cerpenis Jawa Timur dalam tulisan ini adalah: Fahrudin Nasrulloh, yang termanifestasikan dengan kumpulan cerpen, Syekh Bajirun dan Rajah Anjing, (Pustaka Pujangga, Lamongan Februari 2011); dan Mardi Luhung dengan kumpulan cerpen, Saya Jatuh Cinta Lagi pada Istriku (komodo books, Depok Februari 2011); serta R. Giryadi dengan kumpulan cerpennya, Dongeng Negeri Lumut (Satukata, Sidoarjo Januari 2011). Dua bulan di awal 2011, tiga kumpulan cerpen dari tiga cerpenis yang mempunyai latar belakang berbeda, dan bagaimana perbedaan latar belakang itu menentukan corak ekspresi ber-“cerpen” mereka.

Membaurkan Gradasi Sejarah

Beni Setia
Lampung Post, 25 Nov 2012

BANYAK mata acara di Borobudur Writers and Cultural Festival (BWCF) 2012, meskipun fokus utamanya mengarah pada? Musyawarah Agung Penulis Cerita Silat dan Sejarah Nusantara?, yang diselenggarakan di Awadana Manohara Hotel, Borobudur, Magelang, 28?31 Oktober. Acara di mana para penulis bertemu. Kreator–menurut Yoke Darmawan–tak habis-habisnya mengeksplor berbagai kenyataan dengan mengaktifkan imajinasi.

Puisi Perlawanan terhadap Korupsi

Beni Setia
Suara Karya, 14 Des 2013

MOMEN pagelaran roadshow PMK (Puisi Menolak Korupsi) di Bojonegoro, 23 November lalu, merupakan kancah sosialisasi spirit perlawanan terhadap korupsi Komunitas PMK yang kesebelas. Sementara di hari yang sama dilangsungkan pula pagelaran roadshow serupa yang kesepuluh di aula pendapa Unesa Surabaya.

Narasi dan Substansi

Beni Setia
Suara Karya, 21 Sep 2013

DALAM imajinasi Mashuri, puisi itu gentayangan dan berseliweran di luar serta di dalam dirinya, dan meski si penyair ingin menjelma-kannya dalam teks, puisi itu tak pernah mau dihadirkan. Kecuali batin si penyair digetarkannya, karena pada dasarnya substansi (puisi) itu sendiri akan merasuki kepekaan penyair terpilih, yang dipilih buat mengongkritkan sosoknya.

Sastra Koruptif

Beni Setia *
Lampung Post, 7 Juli 2013

KALAU merunut Oxford Advanced Learner’s Dictionary (1995) korupsi identik sama ”the act of corrupting or the process of being corrupted”, dengan amat banyak rujukan dari kata korup. Salah satunya ”willing to act dishonestly or illegally in return for money or personal gain” –dengan catatan: ”especially of people with authority or power”. Tidak memungkinkan tukang becak, penyair, atau badut sirkus korupsi.

Emanasi dan Rok Mini

Beni Setia *
Lampung Post, 21 Juli 2013

Yang Awal itu bukan eksistensi Roh Suci, bukan Allah SWT atau malaikat, tapi si Iblis–dan lewat tampilan Dajjal merembes menjadi para lelaki konkret pemuja syahwat.

POSTER Forum Keadilan Perempuan, dalam rangka Hari Perempuan Internasional 2012 (Kamis, 8/3), yang berlangsung depan Istana Negara, Jakarta, amat memikat.