Tag Archives: Berthold Damshauser

Bahasa Indonesia sebagai Cermin?

Berthold Damshauser *
Majalah Tempo, 20 Feb 2012

Suatu hari pada jam mata kuliah bahasa Indonesia di Universitas Bonn, Jerman, kami berdiskusi tentang penerjemahan. Saya memberikan tugas kepada para mahasiswa untuk memahami dan menerjemahkan teks berita di sebuah harian Indonesia yang bukan saja mengandung kesalahan tata bahasa, tapi ditulis demikian kacau alias mengabaikan logika kalimat. Setelah 10 menit, para mahasiswa begitu putus asa dan menyatakan mogok.

Bahasa Indonesia dan Puisi

Berthold Damshauser *
Majalah Tempo, 18 Nov 2012.

Sudah saatnya saya melapor lagi tentang sebuah diskusi pada jam mata kuliah bahasa Indonesia di Universitas Bonn. Bayangkan! Di antara mahasiswa saya ada yang tertarik pada puisi Indonesia! Bahkan ada yang mencoba menerjemahkannya ke bahasa Jerman. Namun upaya itu mengakibatkan mereka frustrasi.

Jati Diri dan Bahasa Indonesia

Berthold Damshauser *
Majalah Tempo, 21 Apr 2013

Lapor. Sudah saatnya saya kembali melaporkan diskusi pada jam mata kuliah di Jurusan Indonesia Universitas Bonn. Diskusi itu bermula dari pertanyaan seorang mahasiswa.

“Menurut Bapak, apa ciri khas budaya Indonesia dan bertolak dari itu di mana kira-kira identitas atau jati diri bangsa Indonesia?”

Evolusi Bahasa dan Manusia Indonesia

Berthold Damshauser *
Majalah Tempo, 23 Jun 2013

Seseorang mengirim surat elektronik yang mengatakan kolom Bahasa saya dirindukan. Tentu saya gembira membacanya, meski heran juga, mengapa laporan saya tentang diskusi mata kuliah bahasa Indonesia di Universitas Bonn diminati, bahkan dirindukan.

Bahasa Sederhana

Berthold Damshäuser *
Majalah Tempo, 3 Nov 2014

Saya baru mengetahui—melalui sebuah laporan di majalah Spiegel—bahwa istilah leichte sprache (bahasa sederhana atau mudah) di Jerman adalah istilah baku yang tercantum dalam peraturan hukum Jerman. Istilah ini berkaitan dengan bahasa yang wajib digunakan oleh lembaga-lembaga kenegaraan, termasuk lembaga pemerintahan, antara lain kementerian.