Tag Archives: Budaya

Menyelamatkan Khazanah Nusantara

Abd. Mun’im
muktamarnu.com

Kitab sebagai ruh kebudayaan sudah semakin dilupakan orang. Kitab dianggap sebagai sebuah dokumen statis yang karena ketuaannya dan tidak bisa diakses lagi maka disimpanlah di museum yang akhirnya terlepas dengan pemangkunya yaitu umat sebagai pembaca. Di sisi lain, ada orang yang terlalu hormat pada naskah tetapi tidak dibaca melainkan hanya dikeramatkan sehingga menjadi pusaka (jimat), tidak lagi menjadi pustaka (sumber pengetahuan) bahkan sumber kehidupan.

Sastra Jawa

Dr. Abdul Hadi W.M.

Jawa Timur adalah propinsi tempat kediaman asal dua suku bangsa besar, yaitu Jawa dan Madura, dengan tiga sub-etnik yang memisahkan diri dari rumpun besarnya seperti Tengger di Probolinggo, Osing di Banyuwangi dan Samin di Ngawi. Dalam sejarahnya kedua suku bangsa tersebut telah lebih sepuluh abad mengembangkan tradisi tulis dalam berkomunikasi dan mengungkapkan pengalaman estetik mereka.

Budaya Bangsa yang Tergadai

Medri Osno *
Riau Pos, 8 Sep 2013

KETIKA negara lain mengklaim beberapa kesenian Indonesia menjadi miliknya, kita pun sibuk seperti orang kebakaran jenggot. Belum lekang dari ingatan kita tentang kasus tari pendet, reog ponorogo, dan beberapa lagu daerah yang ‘dicaplok’ Malaysia serta hilangnya beberapa arca peninggalan bersejarah di Museum Radyapustaka, Surakarta -besar kemungkinan hal ini juga terjadi di seluruh Indonesia.

Reyog, Warok, Dan Gemblak;

Tri Tunggal Dalam Seni Pertunjukan Reyog Ponorogo
Sudirman *
_Majalah Dinamika

Cerita Terjadinya Reyog Ponorogo (Versi Ki Ageng Kutu)
Jika sedang berlangsung pertunjukan Reyog Ponorogo pada jaman dulu, waktu penulis masih kecil (tahun 1970–1980); banyak terjumpai sosok dewasa yang gagah dan kekar dengan baju hitam penadhon.

Konservasi Tekstual dan Non Tekstual Cerita Rakyat sebagai Warisan Budaya

Nafi’ah Al-Ma’rab
Riau Pos, 28 April 2013

BUDAYA menjadi identitas suatu bangsa. Ibarat kartu tanda pengenal, budaya akan membuat suatu bangsa dipandang oleh bangsa lainnya. Pengakuan terhadap eksistensi suatu bangsa pun bisa diukur dari sejauh mana nilai warisan budaya yang dimiliki.

Dunia Jawa dalam Serat Centhini

Andi Nur Aminah
Republika, 9 Des 2011

Sebagai ensiklopedia, naskah dalam Centhini berisi berbagai pengetahuan dan kehidupan masyakat Jawa yang disajikan dalam bentuk macapat.
SEBUAH tempat makan sederhana menyajikan menu yang unik. Tongseng bajing mlumpat atau tongseng bajing melompat. Biasanya, jenis masakan ini, umumnya menggunakan daging kambing yang dimasak menggunakan kuah berwarna kuning kecokelatan. Rasanya cukup bisa menghangatkan badan dengan perpaduan rempah, seperti kunyit, jahe, bawang merah, bawang putih, dan merica.