Bertemu Penyair Semarang

Budhi Setyawan
http://budhisetyawan.wordpress.com/

Dalam acara dinas ke Semarang November 2008, saya telah rencanakan untuk silaturahmi dengan beberapa penyair Semarang. Namun rupanya banyak penyair yang tidak bisa bertemu. Mas Triyanto Triwikromo sedang sakit flu berat, sedangkan mas Handry TM dan Gunoto Saparie sedang ada pekerjaan yang sangat urgen berkaitan dengan deadline berkaitan dengan tugasnya di media. Akhirnya saya hanya bia bertemu dengan Timur Sinar Suprabana di Taman Budaya Raden Saleh. Bertemu di sebuah ruangan, kami mengobrol tentang beberapa hal tentang sastra. Juga pertemuan penyair di Solo beberapa waktu lalu, di mana saya tak hadir karena lagi banyak pekerjaan. Continue reading “Bertemu Penyair Semarang”

Bertemu Penyair Medan

Budhi Setyawan
http://budhisetyawan.wordpress.com/

Tanggal 24 ? 26 November 2008 saya ada acara dinas di Medan. Sebelum berangkat, saya telah memberitahukan kepada 2 penyair Medan yang sebelumnya pernah bertemu di TIM Jakarta yaitu Hasan Al Bana dan Suyadi San. Saya tiba di Medan hari Senin sore sehingga tidak ada agenda dinas dan langsung ke hotel. Saya dan rombongan menginap di Hotel Inna Dharma Deli. Hotel lama dan kamar sederhana. Continue reading “Bertemu Penyair Medan”

KONCOISME DALAM SASTRA, ADAKAH?

Budhi Setyawan
http://budhisetyawan.wordpress.com/

Mungkin judul di atas akan sangat menohok bagi yang merasa seperti itu. Sebenarnya saya lebih mempertanyakan pada pemuatan sebuah karya sastra, terutama cerpen dan puisi, di media massa. Lebih utama pada sejumlah koran edisi minggu yang menyediakan kolom sastra. Ada beberapa media nasional yang bisa disebutkan di sini antara lain: Kompas, Media Indonesia, Republika, Seputar Indonesia, Suara Pembaruan. Continue reading “KONCOISME DALAM SASTRA, ADAKAH?”

Bertemu Penyair Mardiluhung

Budhi Setyawan
http://budhisetyawan.wordpress.com/

Dalam kegiatan dinas tugas kantor ke Surabaya awal Juli 2009, dengan semangat sekali saya berkeinginan untuk bertemu dengan penyair asal Gresik, Mardiluhung. Ini sekaligus untuk membayar dendam janji untuk bertemu dengannya, ketika bulan Mei 2009 saya ke Surabaya dan tak sempat ke Gresik (waktu itu sampai lumayan malam, saya bertemu dengan penyair Mashuri dan teman-temannya di Teater Gapus di dekat gerbang Universitas Airlangga. Juga bertemu dengan Gita Pratama dan temannya). Setelah kegiatan tugas kantor selesai, maka saya pada tanggal 3 Juli, selepas Jumatan dan makan siang, saya melaju menuju Gresik di antar oleh teman. Saya yang dulu sempat sekali ke Gresik, namun merasa seperti mengunjungi daerah baru. Continue reading “Bertemu Penyair Mardiluhung”