Sastrawan dan Profesionalismenya

Budiawan Dwi Santoso *
Bali Post, 17 Feb 2013

“PROFESIONALISME sastra apa yang ada dalam benak Anda?” itulah yang ditanyakan seorang pewawancara kepada Marriane Moore, penyair wanita berkebangsaan Amerika.

Marriane Moore pun secara eksplisit menjawab bahwa keprofesionalan seorang sastrawan, yakni ditandai dengan menghabiskan seluruh waktunya untuk menulis. Paparan tersebut sebuah representasi yang menegaskan bahwa menulislah yang menjadi tolok ukur bagi sastrawan, apakah dia dapat ditahbiskan sebagai sastrawan yang profesional atau tidak. Continue reading “Sastrawan dan Profesionalismenya”

Kemalangan yang Puitis

Budiawan Dwi Santoso
lampungpost.com

Suatu ketika manusia diciptakan oleh Tuhan dan diturunkan ke bumi ini. Segala anugerah dan kenikmatan pun telah diberikan padanya walaupun si manusia itu pernah berbuat dosa. Kenikmatan itu ternyata bukan hanya kenikmatan kesehatan, kenikmatan sumber daya alam yang telah tersedia, atau penciptaan sesosok makhluk yang sempurna saja. Namun, ada salah satu kenikmatan terbesar yang diberikan dan dikhususkan untuk manusia. Continue reading “Kemalangan yang Puitis”