Dilarang Menyanyi Di Kamar Mandi *

Seno Gumira Ajidarma

Sabar Pak, sebentar lagi,” kata hansip.

”Waktunya selalu tepat pak, tak pernah meleset, ” sambung warga yang lain.
Pak RT manggut-manggut dengan bijak. Ia melihat arloji.
”Masih satu menit lagi,” ujarnya.
Satu menit segera lewat. Terdengar derit pintu kamar mandi. Serentak orang-orang yang mengiringi Pak RT mengarahkan telinganya ke lobang angin, seperti mengarahkan antena parabola ke Amerika seraya mengacungkan telunjuk di depan mulut. Continue reading “Dilarang Menyanyi Di Kamar Mandi *”

Bayangan Bahtera Nuh

Ida Fitri *
Jawa Pos, 17 Mei 2020

MEMBOLAK-BALIK lembar catatan lusuh yang tergeletak di atas meja, Namaha terlihat tak bersemangat. Ia telah mengkhianati janjinya sendiri untuk tak kembali ke Banda Aceh. Tiga puluh hari telah berlalu, aroma kematian masih tercium jelas dari jendela rumah tempat ia menginap. Continue reading “Bayangan Bahtera Nuh”

SUATU MALAM DI NDALEM KIAI SUTARA

Taufiq Wr. Hidayat *

Pada suatu senja, menjelang berbuka puasa di sebuah masjid, datanglah orang asing. Dengan tenang, ia menghembuskan asap rokoknya di antara orang-orang yang tengah kehausan menunggu datangnya waktu berbuka. Si orang asing menghabiskan rokoknya, lalu menghempaskan puntung rokoknya itu ke tanah. Orang-orang yang menunggu waktu berbuka memandangnya kurang suka. Diam-diam di dalam dada mereka mengutuki orang asing tidak sopan, dan tidak puasa. Continue reading “SUATU MALAM DI NDALEM KIAI SUTARA”

Air Mata Shakespeare

Ida Fitri *
Koran Tempo, 9-10 Jan 2016

AKU mencegat Romeo yang sedang melarikan kudanya untuk menemui Juliet dan bertanya, “Tahu apa kau tentang air mata?”

Anak lelaki Montague itu tidak menggubris, ia kembali menarik tali kekang kudanya.

“Oh sombong! Kenapa tak menjawab pertanyaanku.” Aku berteriak di antara debu yang mengepul ke udara. Continue reading “Air Mata Shakespeare”