Bila Politik Bertopeng, Sastra Menyingkapkannya

Damhuri Muhammad
Kompas, 31/08/14

Akibat sebuah kecerobohan, seorang ahli kimia molekuler mengalami kecelakaan di laboratoriumnya. Dalam sebuah eksperimen, wajahnya terbakar. Ia mengalami luka-luka keloid, hingga seluruh jaringan kulit mukanya rusak, bopeng, remuk tak berbentuk. Sejak itu, ia menjadi anonim, tak bisa dikenali lagi, terkucil, bahkan dikhianati oleh orang yang dicintainya–istrinya berselingkuh, tak bisa lagi bersetia pada suami tak bermuka. Baca selengkapnya “Bila Politik Bertopeng, Sastra Menyingkapkannya”

Sebuah Kemungkinan bagi Sastra Asia Tenggara

Damhuri Muhammad
Kompas, 30 Maret 2014

Harapan untuk menjadi bagian dari sastra dunia, sejak beberapa tahun belakangan, beralih-rupa menjadi keresahan dalam ranah sastra Indonesia. Banyak sastrawan mengeluh lantaran sulitnya akses untuk penerjemahan karya-karya mereka ke dalam bahasa asing. Organisasi penerbit lebih tampak berperan sebagi EO (event organizer) pameran buku ketimbang merancang program-program yang terukur, guna mengantarkan sastra Indonesia ke gerbang sastra dunia. Baca selengkapnya “Sebuah Kemungkinan bagi Sastra Asia Tenggara”